EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Bisnis Beras Indonesia Moncer, Emiten HOKI dan NASI Diuntungkan

Bisnis Beras Indonesia Moncer, Emiten HOKI dan NASI Diuntungkan

Produksi beras Indonesia diproyeksikan meningkat signifikan pada 2025, dengan permintaan ekspor dari negara ASEAN seperti Malaysia, memberikan peluang besar bagi emiten beras HOKI dan NASI.

Ray oleh Ray
28 April 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN – Bisnis beras Indonesia makin menjadi incaran pasar luar negara, terutama di negara-negara ASEAN. Hal ini potensi menguntungkan emiten yang punya bisnis beras, yaitu PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI).

Kementerian Perdagangan menyebut, beras produksi lokal dengan kualitas tinggi kini tengah menarik minat pasar regional. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi saat ditemui di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

“Itu (beras premium Indonesia) kayaknya masih banyak (dicari) di ASEAN. Tapi nanti aku cek lagi ya. Tapi kalau nggak salah masih (banyak diminati) di ASEAN,” ucap Fajarini.

Meski tak menjelaskan secara rinci berapa volume ekspor yang sudah dilakukan, Fajarini menyatakan Indonesia sudah aktif mengekspor jenis beras premium dan eksotis ke pasar regional. “Kan kalau beras premium, beras eksotis itu sih sudah. Memang kita sudah (ekspor),” tambahnya.

Adapun ketertarikan negara lain terhadap beras Indonesia juga terlihat dari pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan, Malaysia telah menyampaikan minat untuk mengimpor beras dari Indonesia akibat melonjaknya harga dan terbatasnya stok beras di Negeri Jiran tersebut.

Berita Menarik Pilihan

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

Namun, Amran menegaskan pemerintah Indonesia saat ini tetap memprioritaskan ketahanan pangan nasional dan memastikan ketersediaan stok dalam negeri dalam kondisi aman.

“Ada permintaan beras dari Malaysia kepada kita. Namun untuk sementara, kita harus menjaga ketersediaan dan keamanan stok dalam negeri terlebih dahulu.

Ketahanan pangan nasional adalah prioritas utama. Setelah itu tercapai, baru kita dapat mempertimbangkan dukungan lebih lanjut kepada negara sahabat,” kata Amran dalam keterangan tertulisnya.

Panen Beras Indonesia Melimpah

Menurut laporan Rice Outlook April 2025 dari USDA, produksi beras Indonesia pada musim 2024/2025 diperkirakan menyentuh 34,6 juta ton naik 600 ribu ton dari proyeksi bulan lalu, dan tumbuh 4,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga memperkirakan total produksi beras sepanjang Januari-Mei 2025 akan mencapai 16,62 juta ton, naik 12,4% dari tahun sebelumnya.

“Produksi beras sepanjang Januari-Mei 2025 diperkirakan akan mencapai 16,62 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 1,83 juta ton atau 12,40% dibandingkan dengan periode yang sama 2024,” kata Deputi Bidang Statistik Produksi BPS MHabibullah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/4/2025).

Khusus untuk periode Maret-Mei, produksi beras diprediksi mencapai 13,14 juta ton, naik hampir 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini didorong oleh kenaikan luas panen, terutama di Pulau Jawa.

BPS menyebut potensi panen padi pada Maret-Mei 2025 akan mencapai 4,30 juta hektare, naik 5,53% dari tahun lalu. Secara keseluruhan, produksi padi sepanjang Januari-Mei 2025 diperkirakan menyentuh 28,85 juta ton gabah kering giling (GKG), atau naik 3,18 juta ton dari periode yang sama tahun 2024.

Kenaikan ini bukan kebetulan. Luas panen Indonesia meningkat ke 11,4 juta hektare, didorong oleh curah hujan yang konsisten sepanjang awal 2025. Panen utama yang menyumbang sekitar 45% dari total produksi sedang berlangsung, dengan panen tambahan diproyeksikan pada Juli-Agustus dan akhir tahun.

Namun, BPS juga mengingatkan angka ini masih berupa potensi. Kondisi cuaca dan pertanaman beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan apakah produksi benar-benar akan setinggi itu.

Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan produksi beras asal Indonesia sudah sangat melimpah dalam 3-4 bulan terakhir. Bahkan, Kepala Negara mendapatkan laporan dari Mentan Amran Sulaiman sudah ada negara lain yang berminat membeli beras produksi Indonesia.

“Dengan perhitungan bahwa kita sudah sangat-sangat cukup produksi kita. Ada beberapa negara yang sudah mendekati kita. Saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, Menko Pangan beberapa negara minta agar kita kirim beras ke mereka,” kata Prabowo saat peluncuran Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin, Sumatra Selatan, Rabu (23/4/2025).

“Saya izinkan dan saya perintahkan kirim beras ke mereka, dan kalau perlu sekarang, atas dasar kemanusiaan kita jangan terlalu cari untung besar, yang penting ongkos produksi, plus angkutan, plus administrasi kembali,” lanjutnya.

Apa Kabar Emiten Beras, HOKI dan NASI?

Dengan adanya lampu hijau dari Presiden dan produksi yang sedang dalam tren positif, ditambah ketertarikan negara tetangga, seperti Malaysia yang mau mengimpor beras dari Indonesia, tentu membuat pemain beras Tanah Air akan diuntungkan.

Ada dua emiten beras yang listing di bursa yaitu HOKI dan NASI.

HOKI memiliki beberapa produk beras premium dan cukup terkenal ekspor ke Singapura untuk memenuhi kebutuhan di salah satu gerai pembelanjaan. Beras premium Pandan Wangi Cianjur yang merupakan produk HOKI terkenal sangat digemari oleh konsumen di Singapura.

Asal tahu saja, HOKI merupakan emiten produsen beras premium dengan merek seperti Cap Topi Koki, HOKI, Rumah Limas, BPS, dan Super Belida. Selain beras premium, HOKI juga memproduksi beras sehat dan beras berbumbu dengan merek Dailymeal.

Sedangkan untuk NASI, ada beberapa jenis beras yang diproduksi seperti beras premium, beras aromatik, dan beras sehat.

Untuk beras jenis premium, merek produksi NASI yakni Dua Tani, Gemar Jasmine, dan Berasadewa. Sedangkan untuk beras jenis aromatik, ada merek Pandan Wangi Cianjur, Sintanur Wangi, dan Royal Jasmine. Adapun untuk jenis beras sahara ada merek Basmati Dua Tani, Ketan Putih Dua Tani, Beras Hitam Dua Tani, dan Beras Merah Dua Tani.

Sejauh ini NASI menjual produknya di Indonesia, tetapi tidak menutup kemungkinan jika harga beras semakin moncer dan produksi dalam negeri melimpah untuk bisa ekspansi ke pasar luar negeri.

Adapun untuk kinerja harga saham, HOKI pada perdagangan Senin hari ini (28/4/2025) berada di Rp96 per lembar, sepanjang sesi I naik 3,23%. Semakin mengakumulasi pergerakan yang ciamik selama sebulan terakhir sampai 26,32%.

Seiring dengan itu NASI hari ini naik 1,28% ke posisi Rp79 per lembar, mengimplikasi kenaikan selama sebulan lebih moncer sampai 29,51%.

Tags: Amran SulaimanASEANBerasBeras IndonesiaBPSCap Topi KokiDua Taniekspor berasHOKIKementerian Perdaganganketahanan panganMalaysianasiPandan Wangi CianjurPresiden Prabowoproduksi berassaham emiten berasUSDA
Post Sebelumnya

7 Waktu Terbaik Konsumsi Air Kelapa untuk Manfaat Maksimal

Post Selanjutnya

Paviliun Wonderful Indonesia Hadirkan “Experiential Tourism” di Arabian Travel Market 2025

Ray

Ray

Berita Terkait

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Sumber Foto: Segmen zona megathrust di selatan Jawa dan Sumatra. (Dok. Jurnal On the potential for megathrust earthquakes and tsunamis off the southern coast of West Java and southeast Sumatra, Indonesia)

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana terus melakukan pemantauan intensif terhadap ancaman aktivitas seismik di berbagai...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Wajib Senyum, IHSG Sore Ini Melesat 2,52% ke Zona Hijau

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Investor wajib senyum. Perdagangan pasar modal ditutup dengan loncatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 199,87 poin atau...

Presiden Prabowo dan AHY Bahas Sinergi Pemerintah Pusat Daerah. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

Menko AHY Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi...

Post Selanjutnya
Paviliun Wonderful Indonesia Hadirkan “Experiential Tourism” di Arabian Travel Market 2025

Paviliun Wonderful Indonesia Hadirkan "Experiential Tourism" di Arabian Travel Market 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.