EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Profesor Unpad Beberkan Kunci RI Hindari Jadi Negara Gagal

Profesor Unpad Beberkan Kunci RI Hindari Jadi Negara Gagal

Prof. Arief Anshory Yusuf menekankan transformasi institusi dari sistem ekstraktif ke inklusif sebagai kunci menghindari kegagalan negara, dengan belajar dari kesuksesan Vietnam yang mencapai pertumbuhan 7,09% melalui penciptaan iklim investasi yang kompetitif.

Ray oleh Ray
11 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Prof. Arief Anshory Yusuf mengungkapkan strategi fundamental untuk mencegah Indonesia menjadi negara gagal. Dalam acara Cuap Cuap Cuan CNBC Indonesia, Guru Besar FEB Unpad ini menekankan pentingnya transformasi institusi pemerintahan dari sistem ekstraktif menuju inklusif.

“Institusi itu berarti bureaucratic reform,” tegas Arief, mengutip teori dari buku *Why Nations Fail* karya Daron Acemoğlu dan James Robinson. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak bergantung pada modal, melainkan pada kemampuan menciptakan lingkungan yang mendorong inovasi melalui deregulasi dan insentif.

Vietnam disebut sebagai contoh nyata keberhasilan pendekatan ini. Negeri tersebut berhasil menarik investasi besar seperti Samsung R&D Center dan Intel, yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi 7,09% di 2024. “Ini karena mereka menciptakan institusi inklusif,” jelas Arief.

Pemerintah Indonesia saat ini telah memulai langkah serupa dengan menghapus kuota impor yang kerap menjadi sarana rent seeking. Arief yakin kebijakan ini dapat mendorong pencapaian target pertumbuhan 8%. “Rent seeking tidak menciptakan produktivitas,” ujarnya.

Beberapa contoh reformasi institusi yang sudah berjalan termasuk transformasi KAI di era Ignasius Jonan dan digitalisasi layanan visa Imigrasi. “Banyak pelajaran yang bisa diambil. Ini soal kemauan, bukan ketidakmungkinan,” pungkas Arief.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Tags: CNBC IndonesiaDaron AcemoğluderegulasiDewan Ekonomi Nasionalinstitusi inklusifinvestasi asingJames Robinsonnegara gagalPertumbuhan ekonomi 8%produktivitas ekonomiProf. Arief Anshory Yusufreformasi birokrasirent seekingVietnam
Post Sebelumnya

Di Tengah Hantaman Ombak, Relawan Medis Jalani Tugas Mulia di Kapal RS Papua

Post Selanjutnya

AgenBRILink BRI Capai 67 Ribu Desa, Cetak 443 Juta Transaksi dalam 5 Bulan

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
AgenBRILink BRI Capai 67 Ribu Desa, Cetak 443 Juta Transaksi dalam 5 Bulan

AgenBRILink BRI Capai 67 Ribu Desa, Cetak 443 Juta Transaksi dalam 5 Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.