EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Prabowo Prioritaskan Bendungan Jenelata untuk Swasembada

Sumber dok pu.go.id

Prabowo Prioritaskan Bendungan Jenelata untuk Swasembada

Bendungan Jenelata di Gowa dirancang bukan hanya untuk irigasi pertanian, tetapi juga sebagai pengendali banjir dan pemasok air baku, sekaligus membuka peluang pengembangan energi dan wisata berbasis air.

Agus DJ oleh Agus DJ
28 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INFRASTRUKTUR
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air. Salah satu proyek prioritas adalah Bendungan Jenelata yang berlokasi di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pembangunan bendungan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan ketahanan air nasional sesuai Visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Bendungan Jenelata merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sangat penting untuk masa depan pertanian di wilayah tersebut.

Bendungan Jenelata dirancang dengan kapasitas tampung 223,6 juta meter kubik dan luas genangan 1.220 hektare. Infrastruktur ini ditargetkan dapat mendukung sistem irigasi seluas 25.783 hektare lahan pertanian produktif di Kabupaten Gowa.

“Dengan selesainya pembangunan fisik bendungan, fokus selanjutnya adalah percepatan pengembangan jaringan irigasi teknis,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis. Ia menegaskan pentingnya jaringan irigasi untuk menambah jumlah panen.

Jaringan irigasi dari Bendungan Jenelata akan mengalir ke tiga daerah irigasi utama. Masing-masing adalah DI Bili-bili seluas 2.443 hektare, DI Bissua seluas 12.793 hektare, dan DI Kampili seluas 10.547 hektare.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Dampak Irigasi dan Kebutuhan Air Baku

Kementerian PU menargetkan indeks pertanaman meningkat hingga 300% melalui pola tanam Padi – Padi – Palawija. Hal ini memungkinkan petani untuk panen lebih dari dua kali setahun.

Selain pengairan, bendungan ini juga dirancang untuk memasok air baku sebesar 6,05 meter kubik per detik. Air ini akan digunakan untuk kebutuhan domestik, industri, serta pengembangan pertanian tebu di Takalar.

Struktur bendungan bertipe Concrete Face Rockfill Dam (CFRD) setinggi 62,8 meter. Keberadaan bendungan ini juga dirancang untuk memperkuat ketahanan air di wilayah Gowa dan sekitarnya.

Dalam fungsi lainnya, Bendungan Jenelata berperan sebagai pengendali banjir Sungai Jenelata. Debit banjir yang semula mencapai 1.800 meter kubik per detik akan ditekan hingga 686 meter kubik per detik.

Sungai Jenelata bermuara ke Sungai Jeneberang yang selama ini hanya dikendalikan oleh Bendungan Bili-Bili. Bendungan Jenelata akan menjadi pelengkap dan pendukung untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di Kota Makassar.

Penguatan Fungsi Bili-Bili dan Energi Alternatif

Bendungan Bili-Bili yang dibangun sejak 1997 sudah mulai terbatas kapasitasnya. Oleh karena itu, keberadaan Bendungan Jenelata diproyeksikan sebagai penyangga banjir dan tambahan tampungan air untuk wilayah Makassar dan sekitarnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi menyampaikan bahwa bendungan ini juga bisa dikembangkan sebagai pembangkit listrik. “Bendungan Jenelata memiliki potensi PLTA dengan kapasitas 7 Mega Watt,” katanya.

Selain sebagai sumber energi, kawasan bendungan juga dirancang untuk mendukung wisata air dan kuliner lokal. Potensi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat sekitar kawasan bendungan.

Menurut data Kementerian PU, progres konstruksi hingga 23 Juli 2025 telah mencapai 13,9%. Pembangunan ini ditargetkan rampung seluruhnya pada tahun 2028 mendatang.

Anggaran pembangunan Bendungan Jenelata berasal dari kombinasi APBN sebesar 15% dan pinjaman dari Cexim Bank Tiongkok sebesar 85%. Total anggaran proyek mencapai Rp4,15 triliun.

Arah Pembangunan Nasional dan Penyelesaian Tahapan

Bendungan ini juga termasuk dalam program lanjutan penyelesaian 15 bendungan yang sudah masuk tahap konstruksi. Penyelesaian ini menjadi bagian dari Anggaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air tahun 2026.

Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan bendungan ini merupakan pilar penting dalam ketahanan pangan dan air nasional. Hal ini sejalan dengan strategi jangka panjang pemerintahan Presiden Prabowo.

Dukungan terhadap kawasan lumbung pangan seperti Sulawesi Selatan menjadi prioritas nasional. Pemerataan kesejahteraan dan keberlanjutan pertanian sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur air yang memadai.

Langkah percepatan pembangunan Bendungan Jenelata diharapkan menjadi tonggak penting pembangunan wilayah timur Indonesia. Efek ganda dari bendungan ini akan dirasakan oleh masyarakat pertanian, perkotaan, dan sektor energi.

Pembangunan Bendungan Jenelata menjadi salah satu wujud nyata dari pelaksanaan Visi Asta Cita Presiden Prabowo. Bendungan ini dirancang bukan hanya sebagai penyedia irigasi, tetapi juga sebagai pengendali banjir dan pemasok air baku yang sangat vital.

Dengan progres konstruksi yang telah mencapai hampir 14%, proyek ini menunjukkan arah pembangunan yang terencana. Kementerian PU berkomitmen menuntaskan proyek ini hingga 2028 demi menopang kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain fungsi teknis, Bendungan Jenelata juga membuka peluang ekonomi baru. Mulai dari energi terbarukan hingga pariwisata lokal, proyek ini akan menjadi penggerak pembangunan kawasan Gowa dan sekitarnya dalam beberapa dekade mendatang.(*)

Tags: 2028air bakuAPBNbanjir MakassarBBWS Pompengan JeneberangBendungan JenelataCexim Bank TiongkokIndeks PertanamanirigasiKabupaten GowaKementerian PUketahanan panganpembangunan Indonesia Timur.petani SulselPLTAPrabowo SubiantoProyek Strategis NasionalSungai JenelataVisi Asta Citawisata bendungan
Post Sebelumnya

Kapolda Metro Jaya Mutasi Sejumlah Perwira, Kompol Dicky Dwi Priambudi Jabat Kasi SIM Ditlantas

Post Selanjutnya

Budaya Jadi Andalan Baru Pariwisata Nasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Budaya Jadi Andalan Baru Pariwisata Nasional

Budaya Jadi Andalan Baru Pariwisata Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.