EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Polemik Sewa Kios Blok M Membengkak

Polemik Sewa Kios Blok M Membengkak

Tarif sewa kios di Blok M tiba-tiba melonjak hingga Rp4,5 juta per bulan, membuat pedagang resah. Dirut MRT Jakarta, Tuhiyat, mengaku tidak tahu-menahu soal kenaikan tersebut.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Polemik kenaikan tarif sewa kios di District Blok M Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mencuat setelah pedagang mengeluhkan biaya sewa yang melonjak hingga Rp4,5 juta per bulan. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengaku terkejut sekaligus tidak mengetahui adanya kenaikan tarif tersebut.

Berita lengkapnya dapat diikuti melalui saluran resmi WA Channel EKOIN di: https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tuhiyat menegaskan pihak MRT Jakarta sama sekali tidak diberitahu mengenai perubahan tarif sewa yang dinilai memberatkan pedagang. “Yang (kenaikan) itu kita tidak tahu. Karena kami tidak diberitahu,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 4 September 2025.

Kenaikan Sewa Kios di Blok M

Sejak Januari 2025, pengelolaan District Blok M diserahkan kepada PT MRT Jakarta berdasarkan penugasan dari Pemprov DKI. Dalam pengelolaannya, MRT menggandeng koperasi pedagang. Tarif awal disepakati sebesar Rp300 ribu per bulan untuk anggota koperasi dan Rp1,5 juta bagi non-anggota.

Namun, dalam satu bulan terakhir, pedagang menerima tagihan baru dengan nominal jauh di atas kesepakatan. Koperasi disebut menarik sewa hingga Rp4,5 juta per bulan bagi kios non-anggota atau pihak kedua. Kondisi ini membuat sejumlah pedagang resah dan memilih hengkang dari kawasan tersebut.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

“Ini tiba-tiba karena dalam satu bulan terakhir baru ditagihkan ini. Yang sebelumnya itu sesuai dengan kesepakatan,” jelas Tuhiyat.

Andre Mandor, pemilik kios Mi Chang, menjadi salah satu pedagang yang terdampak. Ia mengaku awalnya penuh optimisme saat memutuskan berjualan di Blok M. Bahkan, ia rela mengeluarkan Rp19 juta untuk mengambil alih sewa kios dari penyewa sebelumnya.

Andre menjelaskan, sistem pembayaran sewa yang ia ikuti berasal dari penyewa lama, yaitu melalui koperasi pedagang (Kopema). Ia membayar sekitar Rp3 juta per bulan untuk dua kios yang digabung dari tiga unit kecil.

Pedagang Terjepit Masalah Ganda

Masalah semakin pelik ketika listrik kios Andre padam saat ia hendak berjualan pada Agustus lalu. Freezer dan showcase tidak berfungsi sehingga bahan makanan terancam rusak. Saat mengadukan masalah, ia hanya diminta bersabar oleh pihak koperasi.

Tak lama kemudian, muncul kabar bahwa seluruh pedagang Blok M District belum membayar sewa ke MRT sejak Januari, meski mereka rutin membayar ke Kopema. “Data yang kita cek ternyata kita di Blok M District itu belum bayar dari bulan Januari mas, seluruhnya. Sedangkan kita pedagang itu dari bulan Januari sebenarnya sudah bayar sama Kopema. Nah Kopema yang tidak bayar ke pihak MRT,” jelas Andre.

Situasi bertambah rumit setelah MRT Jakarta menagih ulang biaya sewa kepada pedagang. Mereka yang sebelumnya sudah membayar ke Kopema, dipaksa membayar lagi jika ingin listrik kios kembali menyala.

Polemik ini tidak hanya merugikan pedagang secara finansial, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian usaha di Blok M. Para pedagang mendesak adanya transparansi dan solusi agar usaha mereka tetap berjalan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Blok MMRT Jakartapedagangpolemiksewa kiostarif
Post Sebelumnya

Waspada, Penipuan Bukti Transfer Gunakan AI

Post Selanjutnya

Bea Cukai Bongkar 5 Modus Rokok Ilegal

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Bea Cukai Bongkar 5 Modus Rokok Ilegal

Bea Cukai Bongkar 5 Modus Rokok Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.