EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
BPS mencatat masih ada 7,35 juta orang pengangguran di Indonesia hingga November 2025.

BPS mencatat masih ada 7,35 juta orang pengangguran di Indonesia hingga November 2025.

Ironi Lumbung Industri: Jawa Barat Juara Dua Pengangguran Nasional, Tempel Ketat Papua

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Jumlah pengangguran di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga November 2025 terdapat 7,35 juta orang belum terserap pasar kerja — angka yang menunjukkan tekanan ketenagakerjaan belum benar-benar mereda.

Data terbaru BPS memperlihatkan ketimpangan yang masih nyata. Tingkat pengangguran laki-laki berada di angka 4,75 persen, sedikit lebih tinggi dibanding perempuan yang mencapai 4,71 persen. Namun jurang paling mencolok terlihat antara wilayah kota dan desa.

Kawasan perkotaan mencatat pengangguran 5,65 persen, jauh di atas pedesaan yang berada di level 3,31 persen.

Kelompok usia muda menjadi titik paling rawan. Pengangguran pada rentang usia 15–24 tahun menembus 16,26 persen — sinyal kuat bahwa lulusan baru masih kesulitan menembus dunia kerja.

Situasi ini mempertegas persoalan transisi pendidikan ke industri yang belum berjalan mulus.

Berita Menarik Pilihan

Gelar Perundingan dengan Trump, Presiden Prabowo Terbang ke Washinton DC

Strategi Perdagangan Indonesia 2026: Presiden Prabowo Tekankan Produktivitas Industri dalam Kesepakatan AS

Ironisnya, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) justru mencatat tingkat pengangguran tertinggi, yakni 8,45 persen.

Padahal pendidikan vokasi dirancang untuk langsung menyerap tenaga kerja. Sebaliknya, kelompok berpendidikan SD ke bawah mencatat tingkat pengangguran paling rendah sebesar 2,29 persen, menggambarkan dinamika pasar kerja yang tidak selalu linear dengan jenjang pendidikan.

Secara wilayah, Papua menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi sebesar 7,08 persen.

Jawa Barat menyusul di posisi kedua dengan 6,66 persen, diikuti Banten, Papua Barat Daya, dan Kepulauan Riau. Sejumlah provinsi lain seperti DKI Jakarta, Maluku, Sulawesi Utara, Aceh, hingga Sumatra Barat juga masuk daftar daerah dengan tekanan ketenagakerjaan tinggi.

Angka-angka ini menegaskan tantangan besar pemerintah dalam memperluas lapangan kerja, memperkuat link and match pendidikan dengan industri, serta memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar mampu menyerap tenaga kerja produktif.

Tags: awa BaratBPSekonomi IndonesiapengangguranSMKtenaga kerja
Post Sebelumnya

Target Ambisius Koperasi Desa Merah Putih: Baru Rampung 680 Unit, Kejar 29 Ribu di Bulan April

Post Selanjutnya

IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Sinyal Koreksi Masih Mengintai Pasar

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Seskab Teddy Indra Wijaya saat akan bertolak ke Washington DC dari Halim Perdanakusuma, Senin (16/2/2026).

Gelar Perundingan dengan Trump, Presiden Prabowo Terbang ke Washinton DC

oleh Ainurrahman
16 Februari 2026
0

Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh semata-mata bersifat transaksional jangka pendek, melainkan harus berdampak...

Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Wijaya saat memberikan arahan kepada menteri ekonomi di Hambalang, Bogor. Presiden menginstruksikan agar perjanjian dagang RI-AS yang akan datang harus mengutamakan kedaulatan industri dalam negeri, Senin (16/2/2026).

Strategi Perdagangan Indonesia 2026: Presiden Prabowo Tekankan Produktivitas Industri dalam Kesepakatan AS

oleh Ainurrahman
16 Februari 2026
0

Perundingan dagang tidak boleh semata-mata bersifat transaksional jangka pendek, melainkan harus berdampak langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional.

Layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Menjelang libur Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, IHSG berhasil ditutup menguat di level 8.212. Perdagangan saham akan kembali dibuka pada Rabu, 18 Februari 2026.

BEI Umumkan Libur Perdagangan Imlek 2577 Kongzili, Pasar Kembali Dibuka 18 Februari

oleh Hasrul Ekoin
16 Februari 2026
0

Menjelang masa libur, kinerja pasar saham tercatat relatif positif. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan volume transaksi harian selama...

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti (tengah) bersama Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae (kanan) dalam peluncuran KEKSI 2025 dan Kick-Off Bulan Pembiayaan Syariah 2026 di Jakarta. Perbankan syariah mencetak rekor aset tertinggi menembus Rp1.067 triliun di tengah tantangan ekonomi global.

Aset Perbankan Syariah Tembus Rp1.067 Triliun, BI dan OJK Perkuat Strategi Indonesia Pusat Eksyar Dunia

oleh Ainurrahman
15 Februari 2026
0

Dari sisi pengawasan industri, Kepala Eksekutif Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, melaporkan aset perbankan syariah mencapai rekor Rp1.067,73 triliun atau...

Post Selanjutnya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (6/2).

IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Sinyal Koreksi Masih Mengintai Pasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.