Visinema Hadirkan Na Willa, Kisah Masa Kecil yang Puitis dan Menyentuh
Jakarta, Ekoin.co – Setelah sukses mencuri perhatian lewat film Jumbo, rumah produksi Visinema Studios kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Na Willa.
Film ini mengangkat kisah hangat berlatar Surabaya pada era 1960-an dan mengajak penonton melihat dunia melalui perspektif polos, jujur, dan penuh imajinasi seorang anak.
Film tersebut diperkenalkan dalam acara press screening dan konferensi pers di Epicentrum XXI, Selasa (12/3/2026). Tim produksi menyebut film ini sebagai “surat cinta untuk keluarga Indonesia” yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 18 Maret 2026, berdekatan dengan momentum Idulfitri.
Merayakan Lensa Kejujuran Anak
Sutradara Ryan Adriandhy menjelaskan bahwa inspirasi utama film ini berasal dari karya literasi Reda Gaudiamo. Ia menilai kekuatan cerita Na Willa terletak pada sudut pandang anak yang autentik.
Menurut Ryan, film ini mencoba menangkap cara anak-anak memandang dunia—yang sederhana namun memiliki kedalaman emosi.
“Kita semua dulu punya sebuah lensa yang begitu jernih dan jujur, yaitu lensa ketika kita masih anak-anak. Hal inilah yang ingin kami suarakan agar penonton sadar bahwa perasaan anak-anak itu memiliki banyak dimensi,” ujar Ryan.
Film Keluarga di Momen Lebaran
Produser Anggia Kharisma mengatakan pemilihan waktu rilis saat Lebaran bertujuan menjadikan film ini sebagai ruang refleksi keluarga.
Ia berharap Na Willa tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka percakapan antara orang tua dan anak setelah menonton bersama.
Sementara produser Novia Puspa Sari menambahkan bahwa pesan keberagaman menjadi salah satu kekuatan film ini. Hal itu terlihat dari rencana pemutaran film di Festival Imlek Nasional, yang menegaskan bahwa cerita dalam film ini merayakan perbedaan.
Kisah Persahabatan di Gang Krembangan
Na Willa mengikuti kehidupan seorang gadis kecil bernama Na Willa yang tinggal bersama Mak dan Pak di sebuah rumah sederhana di Gang Krembangan.
Bersama sahabat-sahabatnya—Ida, Dul, dan Bud—Na Willa menjalani hari-hari yang penuh rasa ingin tahu dan imajinasi khas masa kanak-kanak.
Namun kehidupan mereka mulai berubah ketika sebuah peristiwa tak terduga terjadi. Salah satu sahabatnya, Dul, mengalami kecelakaan yang membuat Na Willa harus belajar memahami perubahan, persahabatan, dan kasih sayang keluarga.
Dengan visual hangat serta penceritaan yang puitis, Na Willa diprediksi menjadi salah satu film keluarga Indonesia paling menyentuh pada 2026, sekaligus mengingatkan orang dewasa akan kenangan masa kecil yang mungkin telah lama terlupakan.























Tinggalkan Balasan