Buru Bukti Korupsi Proyek Bekasi, Tim KPK Segel Dokumen di Rumah Ketua DPD PDIP Jabar

Perkara yang menyeret Ono berawal saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Bekasi dan menangkap 10 orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025.
Ainurrahman Hasrul Ekoin
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono (ONS)

Jakarta, Ekoin.co – Penyidik KPK menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono (ONS), Rabu (1/4). Penggeledahah rumah Ketua DPD PDIP Jabar untuk mencari bukti kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

“Hari ini, Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Gedung KPK, Jakarta.

Budi mengatakan hingga sore penggeledahan oleh Tim KPK masih berlangsung.

“Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” katanya.

Perkara yang menyeret Ono berawal saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Bekasi dan menangkap 10 orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025.

Pada tanggal yang sama, KPK mengumumkan menyita uang ratusan juta rupiah dalam kasus yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Pada 20 Desember 2025, KPK mengumumkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), ayah Bupati Bekasi sekaligus Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, HM Kunang (HMK), serta pihak swasta bernama Sarjan (SRJ) sebagai tersangka kasus dugaan suap tersebut.

KPK mengatakan Ade Kuswara dan HM Kunang merupakan tersangka dugaan penerima suap, sedangkan Sarjan sebagai tersangka dugaan pemberi suap.

Sebelumnya KPK juga telah memeriks Ono Surono sebagai saksi dalam kasus ini. Penyidik KPK mengonfirmasi dugaan aliran dana ke PDIP. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini