EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA LINGKUNGAN
Ilmuwan Temukan Pasir Penyimpan Karbon di Laut Utara

Ilmuwan Temukan Pasir Penyimpan Karbon di Laut Utara

Ilmuwan menemukan gundukan pasir raksasa di Laut Utara yang berpotensi menjadi penyimpanan karbon dunia. Penemuan ini diyakini penting bagi transisi energi bersih dan pengurangan emisi global.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 September 2025
Kategori LINGKUNGAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

London EKOIN.CO – Para ilmuwan berhasil menemukan ratusan gundukan pasir berukuran raksasa di bawah Laut Utara, yang diperkirakan memiliki peran penting dalam penyimpanan karbon dioksida secara alami. Temuan ini disebut dapat membuka babak baru dalam strategi mitigasi perubahan iklim, sekaligus menjadi landasan penelitian energi masa depan. Ikuti berita terbaru kami di WA Channel EKOIN.

Penemuan tersebut dilakukan tim peneliti dari Universitas Bergen, Norwegia, menggunakan teknologi pencitraan seismik tiga dimensi beresolusi tinggi. Dengan memanfaatkan gelombang suara, mereka berhasil merekonstruksi gambaran geologi bawah laut secara detail. Data tambahan diperoleh dari ratusan sumur pengeboran yang memberikan sampel batuan, sehingga gambaran gundukan pasir bawah laut dapat dipastikan secara ilmiah.

Menurut laporan awal, gundukan pasir ini berukuran masif, membentang sejauh beberapa kilometer, dan tersusun dalam pola yang tidak biasa. Hal tersebut menantang prinsip dasar geologi yang selama ini dikenal, karena pembentukan struktur tersebut sebelumnya tidak pernah tercatat di kawasan serupa.

Karbon dan Potensi Energi

Para ahli menilai bahwa gundukan pasir bawah laut ini bukan sekadar fenomena geologi unik, melainkan juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan karbon dioksida alami. Dengan meningkatnya kebutuhan penyimpanan karbon akibat aktivitas industri, struktur bawah laut ini bisa menjadi jawaban dari tantangan energi bersih global.

Profesor geologi dari Universitas Bergen, Atle Rotevatn, menjelaskan bahwa hasil riset tersebut sangat penting untuk masa depan transisi energi. “Struktur ini tidak hanya aneh dari perspektif ilmiah, tapi juga berpotensi besar bagi sektor penyimpanan karbon. Jika dikonfirmasi lebih lanjut, Laut Utara bisa menjadi salah satu lokasi utama dunia untuk mitigasi emisi,” ungkapnya.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Studi ini juga menegaskan bahwa gundukan pasir yang ditemukan terbentuk selama periode glasial ribuan tahun lalu. Artinya, struktur tersebut stabil dan berlapis, sehingga memungkinkan penahanan karbon dalam jangka panjang.

Metode Penelitian Lanjutan

Untuk memastikan kapasitas gundukan pasir sebagai penyimpan karbon, tim peneliti akan melanjutkan eksplorasi dengan pengeboran tambahan. Uji laboratorium pada sampel batuan juga tengah dilakukan guna mengetahui tingkat porositas dan permeabilitas pasir bawah laut tersebut.

Pakar iklim menilai, jika penelitian ini berhasil, maka Laut Utara akan menjadi salah satu wilayah paling strategis di dunia untuk pengurangan emisi karbon. Kawasan ini sebelumnya memang dikenal sebagai ladang eksplorasi minyak dan gas, sehingga infrastruktur penelitian sudah tersedia secara memadai.

Selain itu, penemuan gundukan pasir raksasa tersebut dapat membuka perspektif baru mengenai dinamika geologi laut dalam. Selama ini, teori geologi tidak mengantisipasi adanya pembentukan pola pasir seperti yang ditemukan sekarang. Dengan demikian, riset lanjutan berpotensi merevisi pemahaman mendasar tentang proses sedimentasi laut dalam.

Laporan National Geographic menyebut, hasil riset ini akan dipublikasikan secara lebih lengkap dalam jurnal ilmiah internasional pada akhir tahun. Publikasi itu diharapkan memperluas kolaborasi global dalam penelitian karbon dan energi bersih.

Para peneliti juga menekankan pentingnya transparansi data agar masyarakat internasional bisa memahami potensi Laut Utara sebagai penyimpanan karbon global. “Ini bukan hanya tentang Norwegia atau Eropa, tapi tentang upaya global menekan laju pemanasan bumi,” kata Rotevatn menegaskan.

Seiring perkembangan riset, para ahli memperkirakan bahwa struktur pasir bawah laut bisa menampung jutaan ton karbon dioksida. Jika benar demikian, teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) akan mendapat dorongan besar untuk mempercepat dekarbonisasi industri berat.

Temuan ini juga dinilai dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi negara-negara di sekitar Laut Utara. Selain tetap menjadi pusat energi, kawasan tersebut juga berpotensi menjadi pionir dalam industri penyimpanan karbon global.

Namun demikian, para peneliti mengingatkan perlunya studi lingkungan yang mendalam agar pemanfaatan gundukan pasir raksasa ini tidak menimbulkan dampak ekologi yang merugikan. Perlindungan habitat laut tetap menjadi prioritas meskipun penyimpanan karbon memiliki manfaat besar bagi bumi.

Bagi komunitas ilmiah, temuan gundukan pasir di Laut Utara menjadi salah satu penemuan paling mengejutkan dalam dekade terakhir. Kombinasi unik antara potensi energi, manfaat lingkungan, dan tantangan ilmiah menjadikan riset ini mendapat sorotan dunia.

Kini, perhatian global tertuju pada langkah lanjutan penelitian di Norwegia, termasuk bagaimana teknologi CCS akan dikembangkan berdasarkan hasil studi tersebut. Peran Laut Utara sebagai pusat penyimpanan karbon internasional tampak semakin nyata.

Penemuan gundukan pasir bawah laut di Laut Utara merupakan temuan geologi besar yang berimplikasi pada strategi penyimpanan karbon dunia.

Riset ini menegaskan pentingnya teknologi modern dalam mengungkap fenomena alam yang sebelumnya tersembunyi dari pandangan manusia.

Potensi karbon yang bisa ditampung gundukan pasir raksasa ini memberi harapan besar dalam upaya pengurangan emisi global.

Kolaborasi internasional diperlukan agar penelitian ini menghasilkan manfaat maksimal bagi umat manusia tanpa mengorbankan ekosistem laut.

Dengan terus didorong oleh penelitian dan inovasi, Laut Utara berpeluang besar menjadi pionir pusat penyimpanan karbon dunia di masa depan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: energi bersihkarbonlaut utarapenelitian geologipenyimpanan karbonperubahan iklim
Post Sebelumnya

Samsat Kota Bekasi Perketat Layanan, Tegas Perangi Percaloan dan Pungli

Post Selanjutnya

Kerusakan Lingkungan Raja Ampat Picu Isu PBNU

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Kerusakan Lingkungan Raja Ampat Picu Isu PBNU

Kerusakan Lingkungan Raja Ampat Picu Isu PBNU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.