EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber dok kemenkeu.go.id

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber dok kemenkeu.go.id

Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Tahun 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui percepatan belanja dan perbaikan investasi.

Agus DJ oleh Agus DJ
17 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyampaikan optimisme jajaran pemerintah dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi berkualitas di seluruh wilayah Indonesia. Pernyataan tersebut muncul saat beliau menghadiri sebuah agenda bertajuk Semangat Awal Tahun 2026 yang berlangsung di kantor IDN HQ pada Selasa, 14 Januari 2026. Dalam forum tersebut, Menkeu menekankan bahwa arah kebijakan saat ini sepenuhnya bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Pemerintah memandang bahwa capaian ekonomi tidak hanya sekadar soal angka, melainkan harus mampu menyentuh sektor-sektor produktif yang memberikan lapangan kerja. Melalui tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menkeu memaparkan berbagai langkah konkret yang telah diambil sejak penghujung tahun 2025 lalu. Strategi tersebut terbukti efektif dalam membalikkan tren perlambatan ekonomi yang sebelumnya sempat mengancam stabilitas nasional secara menyeluruh.

Menkeu menjelaskan bahwa penurunan indikator ekonomi pada periode Agustus hingga September sempat menyentuh level yang sangat mengkhawatirkan bagi pemerintah. Jika kondisi tersebut tidak segera mendapatkan penanganan serius, potensi gangguan terhadap stabilitas sosial dan politik diprediksi akan semakin membesar. Oleh karena itu, percepatan pemulihan ekonomi menjadi harga mati agar kondisi keamanan serta kenyamanan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

“Kalau kita lihat Agustus-September turun ke level yang rendah sekali. Kita tahu kalau nggak dibalik, stabilitas sosial, politik akan terganggu. Karena itu, ekonomi harus segera dibalik agar stabilitas terjaga,” ungkap Menkeu Purbaya sebagaimana dikutip dari jalannya diskusi tersebut. Pernyataan ini menunjukkan betapa krusialnya momentum awal tahun ini bagi keberlanjutan agenda pembangunan pemerintah ke depan.

Sumber dok kemenkeu.go.id
Sumber dok kemenkeu.go.id

Percepatan Belanja dan Perbaikan Iklim Investasi

Guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkualitas tersebut, Kementerian Keuangan mengandalkan percepatan belanja negara sebagai stimulan utama bagi perputaran uang di pasar. Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada perbaikan iklim investasi agar para pelaku usaha semakin percaya diri menanamkan modalnya. Pembentukan satgas percepatan dan debottlenecking menjadi instrumen penting untuk memangkas hambatan birokrasi yang selama ini menghambat aliran investasi.

Berita Menarik Pilihan

Bahlil Tagih Janji Divestasi 12%: Freeport Siap Lepas Saham Tambahan Demi Izin Tambang Panjang

Pipa Bocor Rugi Jutaan Barel, Tapi Bahlil Pede Pasang Target Langit 610 Ribu BPH di 2026

Langkah ini dirancang secara spesifik untuk mendorong kinerja sektor riil agar mampu tumbuh lebih progresif dan kompetitif di tengah tantangan global. Pemerintah berkomitmen menciptakan laju pertumbuhan yang tinggi sekaligus stabil demi menjamin kepastian berusaha bagi para investor domestik maupun asing. Sinergi antara kebijakan pusat dan daerah terus diperkuat agar dampak dari setiap kebijakan dapat dirasakan secara merata.

Menkeu juga mengungkapkan bahwa pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk memberikan berbagai dukungan tambahan bagi sektor-sektor yang dianggap strategis. Jika para pelaku usaha membutuhkan subsidi atau insentif khusus, pihak kementerian akan mempertimbangkannya secara mendalam sesuai dengan kondisi keuangan negara. Fokus utama tetap pada penciptaan ekosistem ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

“Jadi kita akan mendorong pertumbuhan riil sector. Stabilitas dan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan kita ciptakan. Dan kalau mereka butuh subsidi atau insentif, kita akan pertimbangkan sesuai dengan keadaan. Ke depan, moneter akan jalan, fiskal jalan, dan private sector jalan,” ungkapnya dengan penuh keyakinan. Hal ini memberikan sinyal positif bagi dunia usaha bahwa pemerintah hadir sebagai fasilitator yang responsif.

Sinkronisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter

Meskipun optimisme menguat, Menkeu mengakui bahwa efektivitas kebijakan fiskal sempat menghadapi tantangan akibat kurangnya sinkronisasi dengan kebijakan moneter. Respon yang tidak searah di masa lalu membuat beberapa stimulus ekonomi tidak terserap secara maksimal oleh pasar dan masyarakat. Namun, persoalan koordinasi tersebut kini telah mendapatkan solusi permanen melalui komunikasi intensif dengan otoritas moneter nasional.

Purbaya memastikan bahwa koordinasi dengan Bank Sentral saat ini sudah jauh lebih kuat dan telah mencapai kesepahaman yang solid. Kedua institusi ini sepakat untuk menjaga keseimbangan likuiditas di pasar agar seluruh kebijakan ekonomi berjalan seirama dan saling menguatkan. Sinkronisasi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi agar tetap terkendali.

“Kami diskusi lagi dengan Bank Sentral, sekarang sudah dapat titik tengah, gimana cara memperbaiki sistem ini dengan baik agar fiskal moneter lebih sinkron,” tukas Menkeu menjelaskan perkembangan terbaru. Kesepakatan ini diharapkan mampu menghilangkan sumbatan likuiditas yang selama ini sering menjadi keluhan bagi perbankan dan pelaku industri riil.

Acara dialog ini sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai penguatan arah kebijakan yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan bagi Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan kembali komitmennya untuk tetap menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian geopolitik dunia. Setiap langkah perbaikan struktural akan terus dipantau agar memberikan manfaat langsung bagi dunia usaha dan kehidupan rakyat.

Dengan integrasi yang baik antara sektor fiskal, moneter, dan swasta, pemerintah yakin target pertumbuhan akan tercapai sesuai rencana pembangunan jangka menengah. Perbaikan sistem yang terus dilakukan merupakan bagian dari adaptasi pemerintah terhadap dinamika ekonomi yang bergerak sangat cepat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran tetap menjadi prioritas guna menjaga kepercayaan publik terhadap setiap kebijakan menteri.

Melalui penguatan sektor riil, diharapkan muncul pusat-pusat pertumbuhan baru di berbagai daerah yang mampu menyerap tenaga kerja secara masif. Pemerintah akan terus mengawal jalannya reformasi struktural ini agar pondasi ekonomi nasional semakin kokoh dalam menghadapi tantangan masa depan. Kolaborasi yang apik antar lembaga menjadi kunci sukses bagi tercapainya visi besar pemerintahan dalam beberapa tahun mendatang.

Penegasan Menkeu Purbaya di awal tahun 2026 ini memberikan kepastian bagi pasar mengenai arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan. Optimisme yang dibangun berdasarkan data dan koordinasi yang kuat diharapkan mampu membawa Indonesia keluar dari jebakan pertumbuhan rendah. Semua elemen bangsa diharapkan dapat bersinergi dalam mendukung setiap langkah strategis yang diambil oleh jajaran menteri di bawah kepemimpinan presiden.

Pemerintah sebaiknya terus konsisten dalam menjaga sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter agar stabilitas pasar tetap terjaga dengan baik. Masyarakat perlu mendukung langkah percepatan pembangunan sektor riil dengan meningkatkan produktivitas dan kreativitas di berbagai bidang usaha. Sinergi yang kuat antara sektor publik dan swasta akan menjadi katalisator utama dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, pemberian insentif yang tepat sasaran bagi UMKM sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya tahan ekonomi di tingkat akar rumput. Pengawasan terhadap jalannya belanja negara juga harus ditingkatkan agar dana yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal positif bagi masa depan ekonomi nasional melalui strategi yang terintegrasi. Fokus pemerintah pada perbaikan iklim investasi dan penguatan sektor riil merupakan langkah tepat untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Koordinasi yang baik dengan Bank Sentral memastikan bahwa setiap stimulus fiskal akan didukung oleh ketersediaan likuiditas yang memadai di pasar. Upaya membalikkan tren perlambatan ekonomi sejak akhir tahun lalu terbukti mampu menjaga stabilitas sosial dan politik dari potensi gangguan. Harapan besar kini bertumpu pada efektivitas satgas percepatan dalam menghilangkan hambatan birokrasi demi kemajuan ekonomi Indonesia di tahun 2026.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: investasi nasionalkebijakan fiskalKementerian KeuanganMenkeu PurbayaPertumbuhan Ekonomi Berkualitasstabilitas ekonomi
Post Sebelumnya

Cek Fakta: Waspada Penipuan Lowongan Kerja PT Pegadaian 2026 di TikTok

Post Selanjutnya

Di Tengah Gejolak AS-Iran, Presiden Prabowo Panggil Pimpinan TNI Bahas Geostrategi Indonesia ke Depan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Freeport-McMoRan (FCX) menargetkan pengajuan perpanjangan izin usaha (IUPK) hingga tahun 2061 dilakukan pada tahun 2026 ini, beriringan dengan proses finalisasi divestasi tambahan 12 persen saham kepada pemerintah Indonesia. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Bahlil Tagih Janji Divestasi 12%: Freeport Siap Lepas Saham Tambahan Demi Izin Tambang Panjang

oleh Hasrul Ekoin
23 Januari 2026
0

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menjelaskan bahwa meski realisasi divestasi tambahan baru akan berlaku efektif pada 2042, kesepakatan tertulis dengan...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memaparkan target lifting minyak 2026 di depan anggota Komisi XII DPR RI, Jakarta, Kamis (22/1/2026)

Pipa Bocor Rugi Jutaan Barel, Tapi Bahlil Pede Pasang Target Langit 610 Ribu BPH di 2026

oleh Hasrul Ekoin
23 Januari 2026
0

Seolah belum cukup, sejalan dengan ambisi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berencana mengobral lebih dari 100 wilayah kerja (WK) migas baru...

Pertumbuhan didorong kuat oleh uang beredar sempit (M1) yang tumbuh $14,0\%$ ($yoy$), menandakan likuiditas di masyarakat sangat tinggi untuk transaksi jangka pendek.

Akselerasi Likuiditas Akhir Tahun: Uang Beredar Tembus Rp10.133 Triliun Dipicu Lonjakan Kredit

oleh Ainurrahman
23 Januari 2026
0

Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 35,1 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar...

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber dok kemenkeu.go.id

Purbaya Yudhi Lantik Pejabat DJP Demi Integritas Pegawai Pajak

oleh Agus DJ
23 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melantik empat pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)...

Post Selanjutnya
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan rutin bersama sejumlah pejabat utama Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Merdeka. (Foto: BPMI Setpres)

Di Tengah Gejolak AS-Iran, Presiden Prabowo Panggil Pimpinan TNI Bahas Geostrategi Indonesia ke Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.