Debut Manis Imran Nahumarury, Semen Padang Bungkam PSBS Biak di Maguwoharjo

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Semen Padang dalam empat pertandingan terakhir. Tambahan tiga poin membuat Kabau Sirah naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin, sekaligus menggeser PSBS Biak yang turun ke posisi ke-17 dengan 18 poin.
Danang F Pradhipta Hasrul Ekoin
Pemain Semen Padang merayakan kemenangan dalam laga melawan PSBS Biak Semalam. Dilaga tersebut dua gol semen Padang diborong Guillermo Fernandez (Ig semenpadang)

YOGYAKARTA, Ekoin.co – Debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang FC berbuah manis. Tim berjuluk Kabau Sirah itu sukses meraih kemenangan penting setelah menundukkan PSBS Biak dengan skor 2-0 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (9/3/2026).

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Semen Padang dalam empat pertandingan terakhir. Tambahan tiga poin membuat Kabau Sirah naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin, sekaligus menggeser PSBS Biak yang turun ke posisi ke-17 dengan 18 poin.

Dua gol kemenangan Semen Padang dicetak oleh Guillermo Fernandez pada menit ke-70 dan menit ke-94.

PSBS Agresif di Awal Laga

Tuan rumah PSBS Biak mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan. Tekanan mereka sempat menghasilkan dua peluang melalui situasi tendangan sudut, namun belum mampu membahayakan gawang Semen Padang yang dijaga Rendy Oscario.

Semen Padang kemudian mencoba membalas lewat sepakan keras Maicon De Souza, namun bola masih melambung di atas mistar.
Petaka sempat menghampiri tim tamu ketika kapten mereka, Alhassan Wakaso, harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat cedera dan digantikan oleh Ripal Wahyudi.

Seiring berjalannya pertandingan, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. PSBS berulang kali mencoba menekan dari sisi kiri pertahanan Semen Padang, namun penyelesaian akhir masih belum efektif.

Semen Padang justru memiliki dua peluang emas menjelang akhir babak pertama melalui Gonzalez Froese pada menit ke-31 dan ke-43. Namun kedua percobaan tersebut berhasil digagalkan kiper PSBS asal Angola, Aldo Monteiro.

Gol Guillermo Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, PSBS kembali tampil menekan demi mencari gol pembuka. Peluang sempat hadir lewat sepakan Pablo Andrade yang masih bisa diamankan Rendy Oscario.

Tekanan tim berjuluk Badai Pasifik terus berlanjut melalui beberapa percobaan dari Rugery Blanco, Lucas Ferreira, serta tembakan jarak jauh Barbosa. Namun upaya tersebut masih belum mampu menembus pertahanan Semen Padang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-70. Berawal dari situasi tendangan sudut, Guillermo Fernandez berhasil menyundul bola ke dalam gawang PSBS dan membawa Semen Padang unggul 1-0.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Semen Padang meningkat. Mereka bahkan sempat menambah ancaman melalui sepakan Kasim Botan serta tembakan spekulasi Ravy Tsouka yang masih belum menemui sasaran.

Gol Penutup di Menit Akhir

Menjelang akhir pertandingan, Semen Padang memastikan kemenangan melalui gol kedua Guillermo Fernandez pada masa tambahan waktu.

Gol bermula dari kesalahan antisipasi pemain PSBS, Damianus Putra, yang membuat bola berhasil direbut Irsyad Maulana. Ia kemudian mengirimkan umpan terobosan yang diselesaikan dengan tenang oleh Guillermo.

Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 2-0 untuk kemenangan Semen Padang.

Hasil ini menjadi awal yang positif bagi Imran Nahumarury sebagai pelatih baru Kabau Sirah. Selain mengakhiri rentetan hasil buruk, kemenangan ini juga memberi harapan bagi Semen Padang untuk keluar dari zona degradasi pada sisa kompetisi musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini