No Viral No Justice, Polsek Tanah Abang Tolak Laporan Perempuan Korban Pencopetan
Jakarta, Ekoin.co – Yulia Citra, korban pencopetan di Pasar Tanah Abang merasa kecewa dengan pelayanan pihak Polsek Metro Tanah Abang terkait penanganan kasus menimpa dirinya. Yulia mengaku kehilangan handphone Iphone 15 plus dan sejumlah uang.
“Pak Polisi di Polsek Tanah Abang tidak mau membuat laporan kehilangan Handphone saya. Saya seperti dipimpong oleh polisi. Dari pospol dioper ke Polsek Metro Tanah Abang, habis itu sekarang disuruh ke Polda Metro Jaya,” ucap Yulia saat diwawancarai, Selasa (10/3/2026).
Yulia mengaku peristiwa kecopetan yang terjadi pada Sabtu, (7/3/2026) di kawasan Pasar Tanah Abang.
“Kejadiannya Sabtu tanggal 7 Maret 2026 saat di Blok B pengunjung cukup padat sehingga berhimpitan. Sempat ada yang terasa berat pada bagian tas saya saat berdesakan,” ucap Yulia saat diwawancarai di Polsek Metro Tanah Abang.
Yulia mengatakan dirinya saat itu sengaja datang ke Pasar Tanah Abang hendak berbelanja baju lebaran bersama Purwanti (59) ibu korban copet. Saat aksi pencopetan dirinya tidak mengetahui kartu ATM yang disimpan terpisah ikut raib dan uang cash Rp 800 ribu.
“Jadi pas berdesakan saya menarik tas saya dan berteriak uang saya hilang. Teriakan itu kemudian ada yang bilang itu uangnya dibawah, pas saya liat kebawah ada Rp 300.000, Di situ saya belum sadar handphone dan atm ilang. Mungkin uang yang ada di lantai itu sebagai pengalihan,” paparnya.
Yulia mengatakan, dirinya sempat mencurigai pria yang tepat berada dibalakang dirinya merupakan pelaku copet. Memiliki paras mata sipit, dan rambut panjang.
“Saya berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kasus kejahatan yang menimpa saya,” ucapnya.























Tinggalkan Balasan