Profil Lengkap Hamdan ATT, Pedangdut Senior yang Meninggal Dunia Usia 76

Hamdan ATT (Sumber: Mauludi Rismoyo/detik.com)

Jakarta, ekoin.co – Penyanyi dangdut senior Hamdan ATT meninggal dunia pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 12.00 WIB di kediamannya, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. Kabar kepergian maestro dangdut Indonesia ini disampaikan oleh putranya, Haikal Attamimi, melalui unggahan di akun Instagram Story.

Selama bertahun-tahun, Hamdan ATT berjuang melawan komplikasi kesehatan. Ia sempat beberapa kali mengalami stroke, mengalami pecah pembuluh darah di otak, hingga menjalani operasi akibat penumpukan cairan di otaknya. Ia juga mengalami gangguan ginjal dan paru-paru. Sejak 2017, aktivitasnya lebih banyak dilakukan dari kursi roda.

Hamdan ATT dikenal luas sebagai penyanyi dangdut senior yang memulai kariernya sejak usia remaja. Ia menempuh jalan panjang dalam industri musik, mulai dari tampil bersama grup musik The Shadows versi lokal, lalu bergabung dengan Nada Buana dan tampil di layar kaca. Ia mulai dikenal publik lewat lagu-lagu yang sering diputar di TVRI sejak tahun 1968.

Setelah lulus kuliah tahun 1975, ia memutuskan untuk terjun penuh sebagai penyanyi dangdut. Namun, ia baru merasakan lonjakan popularitas saat lagu Termiskin di Dunia meledak di pasaran pada 1989. Perjalanan panjang menuju panggung besar ini membuat namanya disandingkan dengan pedangdut populer lain di masanya seperti Mansyur S dan Meggy Z.

Perjuangan Panjang dan Penghargaan di Dunia Musik

Putrinya, Aza Attamimi, pernah menyampaikan bahwa ayahnya selalu menekankan pentingnya karya dan suara untuk bertahan di dunia musik. Ia mengatakan ayahnya meniti karier tanpa menjual kehidupan pribadi dan mengandalkan kerja keras. Puluhan tahun ia menyanyikan lagu-lagu bernuansa melankolis dengan gaya khas yang sulit ditiru.

Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya, Hamdan ATT menerima berbagai penghargaan. Salah satunya Lifetime Achievement dalam ajang Indonesian Dangdut Awards tahun 2021. Selain itu, ia juga sempat menerima penghargaan Pattimura Muda dari LEPRID atas dedikasinya sebagai seniman berdarah Maluku.

Rekan-rekan sesama pedangdut pun menunjukkan dukungan di masa-masa sulitnya. Tantowi Yahya dan Ikke Nurjanah pernah datang langsung ke rumahnya untuk menyerahkan donasi hasil lelang lukisan sebagai bentuk solidaritas sesama pelaku seni. Tidak sedikit yang mengenang Hamdan sebagai sosok yang membantu banyak generasi baru lewat pelatihan vokal.

Sebagai penyanyi dangdut senior, Hamdan ATT meninggalkan jejak panjang di industri musik. Karya-karyanya dinikmati lintas generasi dan dikenang sebagai bagian dari sejarah musik Indonesia. Berikut profil lengkap Hamdan ATT berdasarkan data yang dihimpun. Berikut profil Hamdan ATT berdasarkan data yang dihimpun:

InformasiKeterangan
Nama LengkapHamdan Attamimi
Nama PanggungHamdan ATT
Tempat LahirAru, Maluku
Tanggal Lahir27 Januari 1949
Usia Saat Wafat76 tahun
Tanggal Wafat1 Juli 2025
Lokasi WafatKramat Jati, Jakarta Timur
Karier Musik Dimulai1964 (usia 15 tahun)
Grup Musik AwalQuinta Bayangan
Grup TV PertamaNada Buana (tampil di TVRI sejak 1968)
Tahun Lulus Kuliah1975
Puncak PopularitasLagu “Termiskin di Dunia”, dirilis tahun 1989
Lagu PopulerDingin, Bekas Pacar, Patah Kemudi, Emas Menjadi Tembaga, Berkawan Dalam Duka, Mabuk Judi, Nurlela
PenyakitStroke, pecah pembuluh darah, gangguan ginjal, cairan otak
PenghargaanLifetime Achievement (Indonesian Dangdut Awards 2021), Pattimura Muda (LEPRID 2021)
Aktivitas TerakhirLagu “Ciliwung” dirilis Januari 2021
AnakAza Attamimi, Haikal Attamimi
Media Sosial@realhamdan.att (Instagram)
Aktivitas TambahanPelatih vokal di ajang pencarian bakat dangdut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini