Jakarta, Ekoin.co – Bank Indonesia merilis hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada triwulan IV 2025. Kegiatan dunia usaha mengindikasikan kinerja tetap terjaga.
“Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,61%,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam rilisnya dikutip Selasa (20/1).
Ramdan mengungkap, kinerja mayoritas Lapangan Usaha (LU) tercatat positif dengan SBT tertinggi pada LU Jasa Keuangan, Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor, Industri Pengolahan, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Informasi dan Komunikasi, serta penyediaan Akomodasi dan Makan Minum.
“Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru sehingga mendorong permintaan domestik,” terang Ramdan.
Selanjutnya, kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 juga tetap terjaga pada level 73,15%. Perkembangan kapasitas produksi ditopang oleh sejumlah LU, yaitu Pengadaan Listrik serta Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.
Sementara itu, keuangan dunia usaha secara umum tetap dalam kondisi baik pada aspek Likuiditas maupun Rentabilitas, dengan akses kredit yang lebih mudah.
“Responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan I 2026 meningkat dengan SBT sebesar 12,93%,” katanya.
Kegiatan usaha juga diprakirakan meningkat terutama pada LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sejalan dengan masuknya musim panen, serta Industri Pengolahan, Transportasi dan Pergudangan, Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.
“Hal itu sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat pada periode Ramadan dan HBKN Idulfitri 1447 H,” kata Ramdan. (*)





