Bayer Leverkusen Lolos 16 Besar Liga Champions Usai Tahan Imbang Olympiakos 0-0
Jakarta, Ekoin.co – Bayer Leverkusen memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions usai bermain imbang 0-0 melawan Olympiakos pada leg kedua play-off yang berlangsung di BayArena, Leverkusen, Selasa (24/2/2026) waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat wakil Jerman itu unggul agregat 2-0 atas tim asal Yunani.
Dengan skor kacamata pada pertemuan kedua, Leverkusen tetap melangkah ke fase gugur berkat kemenangan 2-0 yang mereka raih pada leg pertama di kandang Olympiakos. Dua gol pada laga sebelumnya dicetak oleh Patrik Schick, sehingga memberi modal penting bagi Die Werkself jelang duel penentuan di hadapan publik sendiri.
Pertandingan leg kedua berlangsung ketat sejak menit awal. Olympiakos berupaya mengambil inisiatif serangan guna mengejar defisit dua gol. Namun, barisan pertahanan tuan rumah tampil disiplin sepanjang 90 menit sehingga mampu meredam peluang-peluang tim tamu.
Dalam laga tersebut, Alejandro Grimaldo dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusinya di sektor pertahanan maupun saat membantu serangan. Bek sayap Leverkusen itu dinilai konsisten menjaga keseimbangan permainan timnya di tengah tekanan lawan.
Tim Pengamat Teknis UEFA menyampaikan alasan pemilihan Grimaldo sebagai pemain terbaik pertandingan. Dalam keterangan resminya, mereka menyebut sang pemain tampil menonjol dalam situasi krusial.
“Dalam laga yang seimbang, Grimaldo tetap tenang saat menguasai bola, tampil mengesankan tanpa bola, dan memenangkan duelnya sebagai bagian dari performa solid,” demikian pernyataan Tim Pengamat Teknis UEFA.
Selain menjalankan tugas defensif, Grimaldo juga beberapa kali membantu membangun serangan dari sisi kiri. Umpan-umpan yang dilepaskannya dinilai akurat dan mampu menciptakan ancaman ke area pertahanan Olympiakos.
Tim teknis UEFA juga menambahkan bahwa kontribusi Grimaldo tidak terbatas pada aspek bertahan. “Ia menempatkan dirinya dengan baik di area kunci, menciptakan satu-satunya peluang bersih bagi timnya, dan bahkan hampir mencetak gol,” lanjut pernyataan tersebut.
Sepanjang pertandingan, Leverkusen memilih bermain lebih terorganisasi dengan menjaga kedalaman lini belakang. Strategi itu diterapkan guna mempertahankan keunggulan agregat yang telah dikantongi sejak leg pertama.
Di sisi lain, Olympiakos meningkatkan intensitas serangan, khususnya pada babak kedua. Beberapa upaya dilakukan melalui pergerakan sayap dan tembakan jarak jauh. Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang efektif serta solidnya lini belakang Leverkusen membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit akhir dibunyikan.
Hasil imbang tersebut cukup bagi Leverkusen untuk melaju ke babak 16 besar. Berdasarkan skema kompetisi, mereka akan menghadapi pemenang antara Bayern Munchen atau Arsenal pada fase berikutnya.
Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Leverkusen dalam menjaga performa di kompetisi Eropa musim 2025/2026. Tim asuhan mereka mampu mempertahankan keunggulan tanpa kebobolan pada leg kedua, sekaligus memastikan agregat tetap aman.
Bagi Olympiakos, hasil ini mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim ini. Meskipun gagal mencetak gol dalam dua pertemuan, wakil Yunani tersebut tetap menunjukkan perlawanan dengan tekanan yang konsisten hingga akhir laga.
Dengan demikian, Leverkusen resmi mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions. Penampilan solid di lini pertahanan, termasuk kontribusi Alejandro Grimaldo, menjadi faktor utama keberhasilan mereka menyingkirkan Olympiakos dengan agregat 2-0. ()

Tinggalkan Balasan