Dirut BEI Tegaskan Infrastruktur Pasar Modal Kokoh Hadapi Gejolak Global Termasuk Bursa Saham 

Ainurrahman Yudi Permana

Jakarta, Ekoin.co – Gejolak pasar saham akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran tak terhindarkan. Namun PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan bahwa sistem infrastruktur dan peraturan di bursa kokoh.

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik memastikan bahwa volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan oleh gejolak di tingkat global, yang juga terjadi pada bursa saham global.

“Kalau kita lihat kan memang faktor eksternal yang sedang terjadi ini menimbulkan ketidakpastian yang sangat tinggi. Tidak hanya di pasar kita, tetapi juga di global market,” ujarnya ditemui seusai acara “Empowering Sharia Investment Journey with IDX Mobile Sharia” di Gedung BEI, Jakarta dikutip Selasa (10/3).

Jeffrey menjelaskan, gejolak pasar saham Indonesia yang terjadi kali ini, polanya cenderung sama dengan gejolak pasar yang pernah terjadi pada April 2025 lalu.

Ia mengingatkan, bahwa gejolak pada April tahun lalu disebabkan oleh kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump, yang memberikan tekanan besar terhadap pasar saham, utamanya emerging market termasuk Indonesia.

“Tetapi. kalau kita bandingkan dengan fenomena yang terjadi tahun lalu di bulan April, di mana AS juga mengeluarkan kebijakan yang tidak diantisipasi oleh publik pada saat itu, itu juga mengakibatkan penurunan pasar yang sangat tajam,” ujarnya.

Menurutnya, tekanan terhadap pasar saham Indonesia pada tahun lalu cenderung lebih buruk dibandingkan kondisi saat ini.

Dalam kesempatan ini, dia memastikan infrastruktur dan regulasi pasar modal Indonesia telah siap untuk menghadapi tekanan yang terjadi akibat gejolak ekonomi maupun politik.

“Pada saat itu apa yang kita alami lebih buruk dalam konteks pasar daripada hari ini. Jadi oleh karena itu, sistem infrastruktur dan peraturan di bursa kita sudah siap untuk menghadapi dinamika pasar yang sedang ada,” ujar Jeffrey.

Data penutupan perdagangan BEI pada Senin (9/3) sore, IHSG ditutup melemah 248,32 poin atau 3,27 persen ke posisi 7.337,37. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini