EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
Ade Armando: Saya Tarik Dukungan Bila Jokowi Terbukti Korupsi dan Ijazah Palsu

Oplus_131072

Ade Armando: Saya Tarik Dukungan Bila Jokowi Terbukti Korupsi dan Ijazah Palsu

Kalau terbukti bahwa memang ijazahnya palsu, saya akan bilang, saya menyesal bahwa selama ini percaya sama dia (Jokowi), ternyata dia bohong.

Yudi Permana oleh Yudi Permana
7 November 2025
Kategori POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ekoin.co – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando mengatakan akan mencabut pernyataan dukungannya kepada mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila terbukti korupsi maupun bersalah dalam kasus ijazah palsu.

Ia menilai perbuatan tersebut tidak dapat ditoleransi, sehingga akan mengubah perspektifnya terhadap Presiden ke-7 RI tersebut.

“Kalau terbukti bahwa memang ijazahnya palsu, saya akan bilang, saya menyesal bahwa selama ini percaya sama dia (Jokowi), ternyata dia bohong. Dan karena itu, akan berubah cara pandang saya yang (sebelumnya saya berkata) ‘hidup mati untuk Jokowi’ nggak akan ada lagi itu, kalimat itu saya tarik. Begitu juga kalau dia korupsi, saya akan tarik dukungan saya terhadap dia,” kata Ade saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn yang tayang pada Rabu, 5 November 2025, dan dikutip Kamis (6/11).

Menurut Ade, pernyataan itu sengaja disampaikan untuk membuktikan keseriusannya membela ayah kandung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Menurut Ade dukungannya kepada Jokowi didasari keyakinan bahwa mantan Gubernur Jakarta itu tidak korupsi dan terlibat ijazah palsu.

Berita Menarik Pilihan

Video Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Roy Suryo Pastikan Bukan Rekayasa

Logika SP3 ‘Ekspres’ Kasus Ijazah Palsu: Baru Rencana RJ, Besoknya Langsung Terbit

“Saya adalah satu di antara banyak orang yang loyal pada Pak Jokowi, dan kami bisa disebut hardliner-lah ya, garis keras. Tentu saja kata ‘hidup mati’ itu begini, kalau perlu kami harus bertarung sampai kehilangan nyawa untuk memenangkan Pak Jokowi, tentu saja,” katanya.

Kasus pencemaran nama baik terkait dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo terus mengaung di masyarakat beberapa waktu terakhir. Bahkan sejumlah pihak yang melontarkan tuduhan tersebut telah diperiksa di Polda Metro Jaya.

Ade Armando merupakan kubu Jokowi yang mendatangi Mabes Polri untuk meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus tersebut.

Ade menjelaskan, Jokowi merupakan salah satu tokoh bangsa yang layak mendapat dukungan karena mampu menjawab persoalan yang terjadi di Indonesia.

 “Saya merasa Jokowi ini adalah jawaban terhadap, mungkin harapan, mimpi dari ratusan juta rakyat Indonesia yang selama ini ingin agar Indonesia menjadi negara yang sejahtera, makmur, tapi juga demokrasi yang menghargai hak asasi manusia,” kata lulusan program doktoral Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Dosen Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan itu optimis Jokowi tidak tersandung kasus apapun termasuk ijazah palsu dan korupsi.

 “Tapi selama itu tidak terbukti, dan kelihatannya itu tidak akan terbukti, saya akan tetap menjadi loyalis Pak Jokowi,” kata Ade. (*)

Tags: Ade Armandodugaan korupsiijazah palsuJokowiPSI Tarik Dukungan
Post Sebelumnya

Ray Rangkuti: Soeharto Pelanggar HAM, Tidak Layak Jadi Pahlawan Nasional

Post Selanjutnya

Ketika Pemerintah Salah Arah: Dari Peluang Emas Menjadi Ancaman Bangsa

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Pemerhati Telematika, Multimedia, dan AI independen Roy Suryo memastikan video yang memperlihatkan sosok mirip Eggi Sudjana sedang menyetir mobil mewah di sebuah SPBU Malaysia adalah asli, bukan hasil rekayasa digital atau AI.

Video Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Roy Suryo Pastikan Bukan Rekayasa

oleh Hasrul Ekoin
18 Januari 2026
0

“Video berdurasi 45,40 detik dengan frame rate 29,95 fps, resolusi 478 x 850 piksel, format vertikal, dan codec H.264. Ini...

Polda Metro Jaya keluarkan SP3 buat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkait kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo

Logika SP3 ‘Ekspres’ Kasus Ijazah Palsu: Baru Rencana RJ, Besoknya Langsung Terbit

oleh Hasrul Ekoin
18 Januari 2026
0

Meski restorative justice diakui sebagai instrumen hukum yang sah, penerapannya yang terkesan selektif dapat menimbulkan persepsi tebang pilih.

Advokat senior sekaligus aktivis Eggi Sudjana

Usai Kasus Ijazah Berakhir SP3, Eggi Sudjana ‘Semprot’ Roy Suryo: Jangan Sok Merasa Jagoan

oleh Hasrul Ekoin
17 Januari 2026
0

"Tidak ada pembahasan soal ijazah di sana. Kata Pak Jokowi, itu tidak penting lagi, yang penting bicara ke depan," kata...

Anggota DPR RI nonaktif, Ahmad Sahroni, menunjukkan sikap humanis saat menghadiri sidang lanjutan kasus penjarahan rumahnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026).

Hadiri Sidang, Ahmad Sahroni Maafkan Penjarah Rumahnya dan Beri Uang Ongkos Pulang

oleh Hasrul Ekoin
17 Januari 2026
0

Sebagai informasi, kehadiran Sahroni di persidangan ini dilakukan di tengah masa sanksi penonaktifan dirinya sebagai anggota DPR RI.

Post Selanjutnya
30 Wamen Rangkap Jabatan Sebagai Komisaris di Perusahaan BUMN

Ketika Pemerintah Salah Arah: Dari Peluang Emas Menjadi Ancaman Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.