Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat penetrasi serta inklusi keuangan syariah bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah metropolitan Jabodetabek. Upaya serius tersebut diwujudkan melalui peresmian gedung baru yang mencakup BSI Area, Kantor Layanan Priority, serta Kantor Cabang Jakarta Barat pada hari ini. Kehadiran infrastruktur fisik yang representatif ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam mendekatkan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariat kepada nasabah di tengah kota.
Lokasi kantor baru ini menempati posisi strategis di Jalan Raya Tomang Raya Nomor 21-23, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dengan memilih lokasi yang mudah diakses, bank berkode saham BRIS ini berharap mampu menyerap lebih banyak calon nasabah dari kalangan pelaku usaha maupun individu. Penambahan titik layanan ini sekaligus mempertegas eksistensi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang tetap mengedepankan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat.
Gedung yang baru saja diresmikan tersebut mengusung konsep layanan satu pintu atau one stop solution yang terdiri dari tiga lantai utama. Setiap lantai didesain secara fungsional untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah yang semakin beragam dan kompleks. Selain berfungsi sebagai kantor cabang konvensional, bangunan ini juga memfasilitasi kebutuhan khusus seperti layanan bank emas yang kian diminati masyarakat sebagai instrumen investasi.
Tidak hanya fokus pada transaksi umum, kantor ini juga menghadirkan pusat informasi dan layanan haji bagi calon jemaah yang ingin mempersiapkan ibadah ke tanah suci. Untuk segmen nasabah kelas atas, tersedia outlet BSI Prioritas yang memberikan layanan eksklusif serta pendampingan finansial secara personal. Pengelola juga sangat memperhatikan kenyamanan aspek spiritual dengan menyediakan fasilitas musala yang bersih dan memadai di dalam lingkungan kantor tersebut.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menjelaskan bahwa kehadiran fisik sebuah bank tetap memiliki peran yang sangat krusial bagi kepercayaan publik. Menurut beliau, masyarakat di kota besar seperti Jakarta tetap membutuhkan representasi fisik merek yang jelas dan mudah dijangkau meski era digital sedang berkembang pesat. Keberadaan kantor cabang ini berfungsi untuk melengkapi kecanggihan platform e-channel yang sudah dimiliki oleh BSI saat ini.
Optimalisasi Layanan dan Peningkatan Kinerja Regional
Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat harus melihat physical brand maupun aksesbility yang mudah diakses dan dijangkau, terutama di kota kota besar termasuk Jakarta. Selain juga mengoptimalkan layanan e-channel BSI, Kami juga terus meningkatkan layanan fisik di kantor cabang agar masyarakat bisa mengenal BSI lebih dekat, ujar Anton dalam keterangan resminya pada pertengahan Januari 2026. Beliau menekankan bahwa kedekatan fisik akan membangun hubungan emosional yang lebih kuat antara bank dengan para nasabahnya.
Wilayah Jakarta Barat sendiri merupakan bagian penting dari peta bisnis perusahaan yang masuk ke dalam naungan regional IV Jakarta 1. Wilayah operasional ini memiliki cakupan yang sangat luas mulai dari Banten, seluruh area Jakarta, hingga mencapai Bekasi dengan total 145 kantor cabang. Kekuatan jaringan fisik tersebut juga didukung oleh infrastruktur teknologi berupa 820 mesin ATM yang siap melayani transaksi tunai nasabah setiap saat.
Dukungan transaksi non-tunai di area ini juga menunjukkan angka yang sangat masif guna mendukung program inklusi keuangan syariah secara digital. Hingga saat ini, tercatat terdapat 5.344 EDC Merchant serta 54.918 QRIS yang telah terintegrasi dengan sistem pembayaran Bank Syariah Indonesia. Ekosistem digital yang kuat ini memungkinkan para pelaku usaha lokal untuk menerima pembayaran secara syariah dengan cara yang modern dan efisien.
Secara keseluruhan, kinerja keuangan di wilayah regional ini menunjukkan performa yang sangat solid dan bertumbuh secara signifikan. Hingga posisi November 2025, perolehan Dana Pihak Ketiga atau DPK di area ini telah menyentuh angka Rp134 triliun. Pencapaian dana tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 21,82 persen secara year to date dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang cukup menantang.
Sektor pembiayaan juga mencatatkan hasil yang tidak kalah positif bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar Jakarta dan Banten. Penyaluran pembiayaan oleh BSI hingga November 2025 tercatat sebesar Rp29,80 triliun atau tumbuh sekitar 14,69 persen year to date. Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat Jabodetabek cukup tinggi didukung meningkatnya preference segmen nasabah yang mulai mengenal layanan dan produk BSI, tutur Anton menjelaskan lebih lanjut.
Sinergi Membangun Ekonomi Daerah Lewat Inklusi
Kepala Divisi KPKP Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Rizal Moelyana turut memberikan pernyataan resmi dalam acara seremoni tersebut. Pihak Bank Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi atas keberanian BSI dalam melakukan peresmian serta relokasi gedung baru di lokasi yang lebih strategis. Rizal Moelyana menyampaikan apresiasi atas peresmian Gedung Baru BSI Area Jakarta Barat ini yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan inklusi layanan keuangan syariah bagi seluruh warga Jakarta.
Anton Sukarna kembali menegaskan bahwa langkah renovasi dan pembukaan kantor ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Perbankan syariah diharapkan tidak hanya menjadi alternatif, tetapi menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan keadilan dalam bertransaksi. Kehadiran kantor baru ini menjadi instrumen penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai keunggulan produk perbankan syariah yang kompetitif dan berkelanjutan.
Strategi pengembangan jaringan kantor area ini juga sejalan dengan upaya BSI untuk meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia. Dengan fokus pada pelayanan yang unggul, BSI berusaha menghapus stigma bahwa bank syariah memiliki layanan yang tertinggal dibandingkan bank konvensional. Inovasi layanan prioritas di Jakarta Barat menjadi salah satu bukti bahwa nasabah premium pun mendapatkan perhatian khusus dalam ekosistem syariah.
Keberlanjutan bisnis BSI di masa depan akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar lokal di setiap wilayah. Melalui kantor area Jakarta Barat, BSI ingin memastikan bahwa setiap keluhan dan kebutuhan nasabah dapat ditangani secara cepat oleh tenaga profesional. Standar layanan yang diberikan mengacu pada kualitas global namun tetap memegang teguh nilai-nilai keramahan khas Indonesia dan etika Islam.
Proses digitalisasi juga terus dipacu seiring dengan pembukaan kantor fisik ini guna memberikan pengalaman nasabah yang mulus. Aplikasi mobile banking BSI kini telah terintegrasi dengan berbagai fitur gaya hidup yang memudahkan masyarakat dalam berdonasi, membayar zakat, hingga merencanakan perjalanan ibadah. Sinergi antara kantor cabang dan aplikasi digital menjadi kunci utama BSI dalam memenangkan persaingan di industri keuangan yang semakin ketat.
Para pelaku usaha mikro dan menengah di kawasan Tomang juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang tersedia di kantor cabang baru ini. Dengan skema yang transparan dan bagi hasil yang adil, BSI berkomitmen membantu pengembangan bisnis lokal agar lebih berkah dan maju. Kehadiran BSI di tengah lingkungan bisnis Jakarta Barat diharapkan mampu memberikan warna baru bagi aktivitas ekonomi di wilayah Grogol Petamburan.
Melalui langkah ini, BSI optimis dapat terus memimpin pasar perbankan syariah di tanah air dengan pertumbuhan yang sehat dan stabil. Angka pertumbuhan DPK dan pembiayaan yang cukup tinggi di regional IV menjadi modal berharga bagi perseroan untuk menatap tahun 2026 dengan lebih percaya diri. Perusahaan akan terus melakukan evaluasi terhadap jaringan kantornya agar selalu relevan dengan kebutuhan distribusi layanan keuangan nasional.
Kami berharap kehadiran Kantor Area Jakarta Barat dapat memperluas akses keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan, tutup Anton dalam sesi wawancara dengan awak media. Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian acara peresmian yang dihadiri oleh berbagai tokoh perbankan dan pejabat daerah setempat. Harapan besar kini disematkan pada kantor area baru ini untuk menjadi penggerak utama inklusi finansial di bagian barat Jakarta.
Masyarakat kini dapat langsung mengunjungi kantor di Jalan Tomang Raya untuk mendapatkan edukasi mengenai beragam produk tabungan dan investasi syariah. Staf profesional BSI siap melayani konsultasi keuangan bagi nasabah yang ingin beralih ke layanan perbankan yang lebih sesuai dengan prinsip spiritual mereka. Kemudahan akses ini diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan secara lebih bijak dan sesuai tuntunan agama.
Transformasi yang dilakukan BSI secara konsisten menunjukkan bahwa bank syariah mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang modern dan inklusif. Peresmian gedung area Jakarta Barat ini hanyalah satu dari sekian banyak rencana ekspansi yang akan dilakukan perusahaan sepanjang tahun ini. Dengan fundamental yang kuat, BSI siap melayani kebutuhan finansial seluruh lapisan masyarakat Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera.
Upaya perbankan dalam menyediakan akses fisik yang strategis merupakan langkah efektif untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat perkotaan. Penting bagi setiap individu untuk memahami bahwa layanan keuangan syariah kini sudah setara kualitasnya dengan layanan perbankan lainnya, bahkan memiliki kelebihan dalam hal transparansi. Masyarakat sebaiknya mulai aktif memanfaatkan fasilitas bank syariah tidak hanya untuk urusan spiritual saja, tetapi juga sebagai solusi pengelolaan kekayaan yang profesional dan aman.
Pemerintah dan regulator diharapkan terus memberikan dukungan melalui kebijakan yang mendorong percepatan inklusi keuangan di berbagai daerah strategis. Sinergi antara perbankan syariah dan sektor riil harus terus ditingkatkan agar dampak pertumbuhannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kelas bawah hingga menengah. Melalui edukasi yang konsisten di kantor-kantor cabang, pemahaman masyarakat mengenai sistem bagi hasil dapat semakin baik sehingga mengurangi ketergantungan pada praktik keuangan yang tidak sehat.
Kesimpulannya adalah pembukaan kantor area baru oleh Bank Syariah Indonesia merupakan sinyal positif bagi perkembangan industri keuangan syariah nasional. Pertumbuhan DPK dan pembiayaan yang mencapai dua digit di wilayah Jabodetabek membuktikan bahwa preferensi masyarakat telah bergeser ke arah produk yang lebih etis. Fasilitas satu pintu yang ditawarkan oleh BSI di Jakarta Barat menjadi standar baru dalam pelayanan perbankan syariah yang modern bagi masyarakat urban.
Kehadiran fisik kantor cabang di lokasi yang premium seperti Tomang tetap menjadi faktor penentu dalam memperkuat citra merek dan kepercayaan nasabah. Meskipun digitalisasi adalah keniscayaan, keberadaan layanan prioritas dan konsultasi langsung tetap dibutuhkan untuk transaksi yang bersifat strategis dan jangka panjang. Keberhasilan BSI dalam menjaga kinerja yang solid di wilayah regional menjadi fondasi kuat bagi ketahanan ekonomi daerah dalam menghadapi tantangan global.
Secara keseluruhan, langkah ekspansi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap target pemerintah dalam meningkatkan indeks inklusi keuangan nasional. Dengan semakin mudahnya akses ke perbankan syariah, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang lebih berkeadilan dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Dukungan teknologi dan layanan prima dari BSI menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri secara finansial di masa depan.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





