Kutukan Manahan Berlanjut: Persis Solo Ditahan Imbang PSBS Biak, Masih Terpaku di Dasar Klasemen

Persis Solo kian terbenam di dasar klasemen usai ditahan imbang PSBS Biak 1-1. Gol perdana Dimitri Lima belum mampu berikan kemenangan perdana di kandang.
Laskar Sambernyawa masih harus berjuang keras keluar dari zona degradasi setelah gagal memenangkan laga kandang ke-11 mereka musim ini. (Foto: Dok. Persis Solo/Istimewa)

Solo, Ekoin.co – Kutukan kandang masih membayangi Persis Solo pada BRI Super League 2025/2026. Menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2), Laskar Sambernyawa kembali gagal meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang 1-1.

Hasil ini membuat Persis tetap terbenam di dasar klasemen dengan 13 poin dari 22 laga. Tambahan satu angka tersebut menjadi hasil imbang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya ditahan PSIM Yogyakarta (0-0) dan Madura United (2-2).

Lebih ironis lagi, Persis menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang di kandang musim ini. Dari 11 pertandingan di Manahan, mereka hanya mampu meraih empat hasil seri dan menelan tujuh kekalahan.

Gol Debut yang Belum Menyelamatkan

Bermain di hadapan publik sendiri, Persis tampil cukup menjanjikan pada babak pertama. Mereka membuka keunggulan lewat gol Dimitri Lima pada menit ke-30.

Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Dimitri sejak bergabung di putaran kedua dari klub Korea Selatan, Hwaseong FC. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum meski tuan rumah berupaya menambah skor.

Memasuki babak kedua, pelatih Milomir Seslija melakukan sejumlah perubahan. Dimitri ditarik keluar pada menit ke-59 dan digantikan Dejan Tumbas. Febri Hariyadi juga menjalani debutnya dengan menggantikan Alfriyanto Nico.

Kehadiran Febri memberi warna baru pada serangan Persis. Pada menit ke-76, ia memimpin skema serangan tiga lawan dua, namun tembakan kaki kirinya masih mampu diblok barisan pertahanan PSBS.

PSBS Hukum Kesalahan, Lini Belakang Persis Jadi Sorotan

Saat Persis kesulitan menggandakan keunggulan, tim tamu justru mampu memanfaatkan celah. Berawal dari kesalahan umpan di area sendiri, bola dikuasai Pablo Andrade di sisi kiri.

Bek asal Brasil itu mengirimkan umpan silang akurat yang disambut tandukan keras Luquinhas pada menit ke-80. Kiper Vukasin Vranes tak mampu menghalau bola, dan skor pun berubah menjadi 1-1.

Di sisa laga, Persis berupaya keras kembali unggul. Sundulan Arkhan Kaka pada menit ke-90+1 menjadi peluang emas terakhir, namun masih bisa dimentahkan penjaga gawang PSBS, Kadu.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit akhir.

Bagi Persis, hasil ini semakin memperpanjang paceklik kemenangan di kandang dan membuat posisi mereka kian terjepit. Sebaliknya, tambahan satu poin sangat berarti bagi PSBS yang sukses menjaga jarak dari zona degradasi dan menyamai raihan poin Persijap Jepara di peringkat ke-16.

Banyak buang Peluang

Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija mengaku kecewa dengan hasil ini. Dia mengakui di babak pertama, Persis sebenarnya bermain dengan baik dan mampu mengontrol pertandingan. Namun memang dia menyayangkan banyak peluang yang tidak berhasil dikonversi menjadi gol.

“Laga kali ini kita bermain baik dan banyak menciptakan peluang. Tim lawan tidak banyak peluang, tapi satu crossing mereka dapat menjadi gol. Seharusnya kita bisa menang jika peluang yang dibuat menjadi gol. Tetapi saya apresiasi perjuangan para pemain di pertandingan ini,” kata pelatih yang akrab disapa Milo ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini