Rumor Netanyahu Tewas Menguat, Absen di Rapat Darurat Saat Perang Israel–Iran Memanas
Jakarta, Ekoin.co – Rumors tewasnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu makin kuat. Terlebih Benyamin Netanyahu tidak menghadiri rapat darurat pemerintah di tengah eskalasi perang Israel-Iran.
Rapat darurat pemerintah digelar saat situasi keamanan meningkat tajam akibat saling serang antara Israel dan Iran.
Dari sebuah video yang beredar di media sosial, tak terlihat sejumlah pejabat kunci.
Komandan Angkatan Udara Israel Tomer Bar, Kepala Mossad David Barnea, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, serta Iddo Netanyahu—saudara perdana menteri—juga terlihat tidak hadir.
Mengutip laporan Opera News, dikutip Minggu (15/3) menyebut, absennya Netanyahu merupakan pertama kalinya tidak menghadiri pertemuan militer penting di tengah konflik besar.
Ketidakhadiran para pejabat tersebut langsung memicu rumors di medi sosial. Sejumlah akun dan media alternatif mengaitkannya dengan kemungkinan adanya serangan Iran yang menargetkan petinggi Israel.
Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel yang mengonfirmasi adanya korban jiwa di kalangan pejabat tinggi negara tersebut.
Sejumlah analis yang dikutip media internasional menyoroti absennya Ben-Gvir sebagai hal yang mencolok.
“Ben Gvir adalah juru bicara utama Israel, yang secara efektif merupakan suara pemerintah,” tulis analis sebagaimana dikutip The Week, Minggu (15/3).
Ketiadaan figur-figur sentral itu di ruang publik dinilai memperkuat rumor yang beredar.
Di tengah minimnya informasi resmi, mantan inspektur senjata PBB Scott Ritter turut membuat klaim kontroversial.
Dalam pernyataan yang beredar luas di media sosial, Ritter disebut mengklaim bahwa Ben-Gvir mengalami luka parah dan Iddo Netanyahu tewas akibat serangan.
Pemerintah Israel sendiri sebelumnya telah membantah kabar kematian Netanyahu yang sempat beredar.























Tinggalkan Balasan