Pelatih Bongkar Masalah Timnas Futsal Putri: Flu, Adaptasi Minim, Nyaris Kalah dari Malaysia

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Malaysia mencetak gol penyeimbang dari situasi yang dianggap kurang menguntungkan. Bola sempat mengenai pemain lawan sebelum berubah arah dan mengecoh penjaga gawang Indonesia.
Danang F Pradhipta Hasrul Ekoin
Garuda Pertiwi gagal meraih kemenangan dari Malaysia setelah ditahan imbang 4-4. (iG TimnasFutsal)

Thailand, Ekoin.co – Pelatih timnas futsal putri Indonesia Luis Estrella mengungkap sejumlah persoalan yang membuat Indonesia gagal mengamankan kemenangan saat ditahan imbang Malaysia 4-4 dalam laga Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026, Rabu.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, timnas sebenarnya tampil menjanjikan pada awal pertandingan dan mampu mengendalikan permainan. Namun situasi berubah ketika Malaysia meningkatkan intensitas serangan dengan pola permainan lebih direct yang sulit diantisipasi pemain Indonesia.

Estrella menilai kelemahan koordinasi pertahanan menjadi penyebab utama kebobolan. Sejumlah pemain disebut gagal menjaga lawan sehingga Malaysia mampu mencetak beberapa gol penting.

“Kami kehilangan penjagaan terhadap beberapa pemain lawan dan akhirnya kebobolan tiga gol,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Memasuki babak kedua, Indonesia sempat bangkit setelah tim pelatih melakukan perubahan taktik. Permainan menjadi lebih rapi dan tenang hingga Indonesia mampu berbalik unggul 4-3.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Malaysia mencetak gol penyeimbang dari situasi yang dianggap kurang menguntungkan. Bola sempat mengenai pemain lawan sebelum berubah arah dan mengecoh penjaga gawang Indonesia.

Selain persoalan taktik, Estrella mengakui kondisi fisik pemain belum sepenuhnya ideal. Beberapa pemain masih dalam masa pemulihan setelah terserang flu menjelang turnamen.

Indonesia juga tercatat sebagai tim terakhir yang tiba di Thailand, hanya sekitar 36 jam sebelum pertandingan, sehingga waktu adaptasi dinilai sangat terbatas.

Ia menambahkan skuad Indonesia saat ini dihuni banyak pemain muda yang masih dalam tahap pembentukan pengalaman dan mental bertanding.

Hasil imbang tersebut membuat peluang Indonesia melaju ke semifinal kini bergantung pada hasil pertandingan lain antara Malaysia dan Thailand.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini