Bhayangkara Presisi Mengamuk di Indomilk Arena, Bungkam Dewa United 2-0 dan Tembus Lima Besar

Bhayangkara Presisi raih 4 kemenangan beruntun usai kalahkan Dewa United. Moussa Sidibe dan Henry Doumbia jadi bintang kemenangan The Guardians di Indomilk Arena.
Danang F Pradhipta Hasrul Ekoin
Meraih empat kemenangan beruntun, Bhayangkara FC perlahan merangkak ke Papan atas (IG Bhayangkara)

Tanggerang, Ekoin.co  – Laju tak terbendung ditunjukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kemenangan 2-0 atas Dewa United di Indomilk Arena, Minggu (1/3), menandai empat kemenangan beruntun dan mengantarkan The Guardians merangsek ke papan atas klasemen.

Tambahan tiga poin membuat Bhayangkara Presisi Lampung FC kini mengoleksi 38 poin dan naik ke posisi kelima, menggeser PSIM Yogyakarta serta Persebaya Surabaya dalam persaingan zona elite.

Tuan Rumah Dominan, Bhayangkara Efektif

Bermain di kandang sendiri, Dewa United Banten FC sejatinya tampil agresif sejak menit awal. Alex Martins sempat membobol gawang lawan pada menit ke-13, tetapi dianulir karena offside.

Sejumlah peluang lain lahir melalui Vico Duarte dan Alexis Messidoro, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap imbang tanpa gol.

Di saat Dewa asyik menyerang, Bhayangkara justru tampil lebih efektif. Menjelang turun minum, umpan terobosan Ryo Matsumura membuka celah pertahanan tuan rumah. Henry Doumbia dijatuhkan kiper Sonny Stevens di kotak penalti pada menit ke-40.

Moussa Sidibe yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Gol tersebut menjadi koleksi kelimanya sejak bergabung pada putaran kedua.

Doumbia Konsisten, Momentum Terjaga

Memasuki babak kedua, Dewa mencoba bangkit. Namun alih-alih menyamakan kedudukan, mereka justru kembali kebobolan pada menit ke-59.

Kerja sama apik Sidibe dan Doumbia berujung gol kedua. Doumbia dengan mudah menyontek bola umpan matang Sidibe, mencatatkan gol keempatnya dalam empat pertandingan terakhir — semuanya berakhir dengan kemenangan Bhayangkara.

Sejak itu, The Guardians tampil lebih sabar dan mengandalkan serangan balik cepat, sementara Dewa kesulitan membongkar pertahanan disiplin tim tamu.

Ancaman Serius di Papan Atas

Empat kemenangan beruntun sebelumnya juga diraih Bhayangkara saat menundukkan Persebaya Surabaya (2-1), Persik Kediri (4-3), dan Semen Padang (4-0). Konsistensi tersebut menjadikan mereka salah satu tim paling panas di paruh musim ini.

Sebaliknya, Dewa United tertahan di peringkat kesembilan dengan 33 poin dan gagal memperpanjang tren positif tiga laga sebelumnya.

Dengan performa yang terus menanjak, Bhayangkara kini tak lagi sekadar tim kejutan. Mereka menjelma sebagai penantang serius dalam perebutan posisi terbaik musim ini, sekaligus memberi tekanan bagi tim-tim papan atas yang mulai goyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini