Mudik Hemat Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 69 Ribu Tiket Kapal Laut Gratis

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan program ini bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya transportasi laut. “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terhambat pulang kampung karena kendala biaya transportasi,” ujar Masyhud.
Pemerintah menyiapkan 69 ribu tiket kapal laut gratis bagi masyarakat yang mudik Lebaran 2026, mencakup rute dari Aceh hingga Papua untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman.

Jakarta, Ekoin.co – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan kembali menghadirkan program tiket kapal laut gratis bagi masyarakat yang ingin mudik Lebaran 2026. Sebanyak 69.232 tiket disiapkan untuk 97 ruas trayek pelayaran dari Aceh hingga Papua.

Pendaftaran dibuka mulai 6 Maret 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan program ini bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya transportasi laut. “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terhambat pulang kampung karena kendala biaya transportasi,” ujar Masyhud.

Program ini menyasar rute strategis di wilayah kepulauan dengan kapasitas besar.

Di Papua dan Papua Barat, tersedia rute Sorong–Waisai (1.600 penumpang) dan Jayapura–Biak (700 penumpang).

Di Maluku dan Sulawesi, rute Ambon–Namlea, Ambon–Bula, Kendari–Raha, dan Kendari–Baubau masuk program ini.

Di wilayah barat dan tengah, rute populer seperti Banda Aceh–Sabang (1.250 penumpang), Gresik–Bawean, Kalianget–Kangean, Jangkar–Raas, Lembar–Surabaya, dan Balikpapan–Parepare juga tersedia.

Program ini dilayani lima operator pelayaran: PT Pelayaran Dharma Indah (54 trayek), PT Belibis Papua Mandiri (22), PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (18), PT Dharma Lautan Utama (2), dan PT Jembatan Nusantara (1). Pendaftaran dapat dilakukan hingga kuota habis, dengan maksimal empat penumpang per keluarga menggunakan KTP, SIM, atau KK.

Pemerintah menekankan tiket ini tidak boleh diperjualbelikan dan penumpang dilarang membawa barang berbahaya atau minuman keras.

Setiap kapal telah diperiksa kelaikannya untuk memastikan keselamatan perjalanan. Diharapkan, program ini membantu masyarakat mudik aman, nyaman, serta mengurangi kepadatan transportasi darat dan udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini