Darurat Banjir Jakarta: Dari Daan Mogot ke Benhil, Rakyat Berenang di Tengah Klaim Penanganan Kota

Update banjir Jakarta Minggu 8 Maret 2026. Sebanyak 75 RT dan 19 jalan terendam air hingga 1,7 meter. Cek titik banjir terparah di Jakarta Selatan dan Timur.
Ridwansyah Hasrul Ekoin
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memerintahkan Dinas Sumber Daya Air untuk mengerahkan 1.200 pompa untuk atasi banjir Jakarta (Foto: PPID)

Jakarta, Ekoin.co – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu siang hingga Minggu pagi menyebabkan sejumlah wilayah di Ibu Kota dilanda banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Minggu, 8 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, sebanyak 75 rukun tetangga (RT) dan 19 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta tergenang air dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan curah hujan yang tinggi sejak Sabtu malam menjadi penyebab utama munculnya genangan di sejumlah kawasan.

“Hujan deras yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dan daerah sekitarnya sejak Sabtu hingga Minggu pagi menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir,” ujar Yohan dalam keterangan resminya, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, titik genangan paling tinggi tercatat berada di wilayah Jakarta Selatan dengan ketinggian air mencapai 1,7 meter.

Banjir dengan ketinggian tersebut dilaporkan merendam beberapa permukiman warga di Kelurahan Cipete Utara dan Kelurahan Pela Mampang.

Sementara itu, wilayah lain yang juga terdampak banjir tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

Di Jakarta Barat, banjir tercatat merendam 22 RT yang berada di sejumlah kelurahan seperti Kedaung Kali Angke, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, Joglo, serta Kembangan.

Di wilayah Jakarta Selatan juga tercatat 22 RT terdampak banjir, di antaranya berada di kawasan Cilandak Barat, Cipete Utara, Petogogan, Pela Mampang, Duren Tiga, dan Cilandak Timur.

Sementara itu, genangan paling banyak terjadi di wilayah Jakarta Timur dengan total 31 RT yang tersebar di Kelurahan Halim Kampung Melayu dan Halim Perdana Kusuma.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat karena 19 ruas jalan utama dilaporkan tergenang air dengan ketinggian antara 10 hingga 120 sentimeter.

Sejumlah jalan yang terdampak antara lain Jalan Daan Mogot, Jalan Cileduk Raya, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Bendungan Hilir, hingga Jalan Kramat Raya.

BPBD DKI Jakarta menyatakan pihaknya telah mengerahkan berbagai upaya penanganan untuk mempercepat surutnya genangan di sejumlah titik banjir.

Petugas juga terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi segera kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat pulih kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini