Jakarta Makin Kejam: Bayi Dibuang Seperti Sampah di Gerobak Nasi Uduk dan Tas Kertas
Jakarta, Ekoin.co – Warga Jakarta Selatan dikejutkan dengan penemuan dua bayi yang diduga ditelantarkan di lokasi berbeda dalam beberapa hari terakhir.
Kasus pertama terjadi di kawasan Pasar Minggu, ketika seorang bayi perempuan berusia sekitar dua hari ditemukan masih hidup di dalam gerobak nasi uduk yang berada di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya, Selasa (3/3/2026) sore.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan penemuan tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 17.30 WIB sebelum akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Pasar Minggu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kami menerima laporan adanya bayi perempuan yang diduga ditinggalkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Anggiat dalam keterangannya.
Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan awal dengan mencari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan perangkat lingkungan, termasuk RT setempat dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Bayi tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis.
Kasus serupa juga terjadi di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi hidup di depan SD Tarakanita I, Rabu (4/3/2026) dini hari.
Saat ditemukan, bayi tersebut berada di dalam tas kertas berwarna biru dan dibungkus kain bermotif bunga.
Bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang guru bernama Maryono (44) yang tiba di sekolah sekitar pukul 04.00 WIB.
Awalnya ia melihat dua tas kertas yang mencurigakan di dekat taman sekolah. Setelah diperiksa bersama petugas keamanan, salah satu tas ternyata berisi seorang bayi.
Bayi tersebut kemudian segera dibawa ke Puskesmas Kebayoran Baru untuk menjalani pemeriksaan kesehatan awal sebelum dirujuk untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan petugas lapangan.
Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) kemudian membawa bayi tersebut ke RSUD Kebayoran Baru untuk mendapatkan pemeriksaan medis lanjutan.
Iqbal menegaskan pemerintah daerah akan memastikan kedua bayi tersebut mendapatkan perawatan serta perlindungan sesuai dengan prosedur perlindungan anak yang berlaku.
Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan mendapatkan perawatan yang layak.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus penelantaran bayi tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut.






















Tinggalkan Balasan