Jakarta Banjir Lagi! Pemerintah Baru Nyalakan 1.200 Pompa Setelah 75 RT Terendam

"Hari ini di Jakarta dan sekitarnya curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi," ujar Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ridwansyah Hasrul Ekoin
Genangan banjir merendam ruas jalan di Jakarta, Minggu (8/3/2026), setelah hujan deras sejak Sabtu malam. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaktifkan 1.200 pompa air untuk mempercepat surutnya genangan di sejumlah wilayah.

Jakarta, Ekoin.co – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung gerak cepat menangani banjir yang mengepung Ibukota. Dirinya langsung memerintahkan Dinas Sumber Daya Air untuk segera memfungsikan 1.200 pompa yang tersedia.

“Titik krusial pemompaan antara lain Daan Mogot di Jakarta Barat dan Jalan DI Pandjaitan di Jakarta Timur,” ujar Pramono, Minggu (8/3/2026).

Lebih Lanjut Pramono mengatakan, curah hujan di Jakarta pada Minggu (8/3/2026) sangat tinggi, mencapai 264 mm per hari.

“Hari ini di Jakarta dan sekitarnya curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi,” ujar Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Ia menambahkan, sejak Sabtu (7/3/2026) malam telah berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama Dinas Sumber Daya Air (SDA), untuk melakukan pemompaan di berbagai titik

“Beberapa titik sudah dilakukan pemompaan semalam,” ujar Pramono.

Pramono juga mengingatkan masyarakat soal banjir kiriman dari wilayah sekitar Jakarta, seperti Bogor dan Tangerang.

“Karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan Hujan yang terjadi sejak Sabtu siang hingga Minggu pagi membuat kita Jakarta dikepung banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan jumlah wilayah yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.

Hingga Minggu pagi, 8 Maret 2026, pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 75 Rukun Tetangga (RT) dan 19 ruas jalan di wilayah Ibu Kota tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini