Pemprov DKI Siapkan LPDP Daerah, 100 Penerima Beasiswa Berangkat Tahun Depan
Jakarta, Ekoin.co – Pemprov DKI akan membentuk Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) tingkat provinsi. Tahap awal, Pemprov DKI akan memberangkatkan setidaknya 100 penerima beasiswa pada tahun depan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pembentukan LPDP merupakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan mutu pendidikan yang inklusif dan transparan, sehingga setiap warga Jakarta memperoleh akses yang setara serta menghadirkan unsur keadilan dalam dunia pendidikan.
Kemudian selain LPDP, Pemprov DKI juga akan menambah 63 sekolah swasta gratis. Dimana saat ini sudah berdiri 40 sekolah swasta gratis.
“Sehingga total akan terdapat 103 sekolah swasta yang akan menjalankan program pendidikan gratis ini mulai Juli 2026,” ucap Pramono.
Nahdiana pun menegaskan komitmen Dinas Pendidikan untuk mewujudkan sekolah yang nyaman dan aman sehingga bisa menjadi rumah kedua bagi para siswa. Salah satunya dengan menjalankan program kantin sehat dan menerapkan pembatasan gawai melalui program Phone Free Zone.
“Lalu kami juga membuka ruang-ruang seni kepada siswa yang Bapak juga buka pada saat ada di depan Sarinah. Bagaimana anak-anak kami juga memanfaatkan ruang-ruang untuk mendukung tercapainya Jakarta Global City yang berbudaya,” tandasnya usai buka puasa bersama ratusan kepala Sekolah se Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI memperluas pemberian KJMU hingga jenjang pendidikan S3 sehingga dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat Jakarta memperbaiki kehidupannya.
Gubernur Pramono menegaskan, anggaran pendidikan, termasuk untuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), program pemutihan ijazah, dan fasilitas pendidikan lainnya tidak boleh berkurang sedikit pun. Melalui Program Pemutihan Ijazah Tahap I hingga V Tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan kembali kesempatan belajar kepada 6.050 siswa yang sebelumnya terkendala persoalan administrasi.
“Pada 2025, KJP Plus telah menjangkau 707.513 peserta didik dan KJMU menjangkau 16.920 mahasiswa. Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan instrumen penting untuk mengurangi ketimpangan sosial. Selain itu, hal yang berkaitan dengan tunjangan dan berbagai hak lainnya bagi seluruh jajaran Balai Kota, termasuk Saudara-saudara sekalian, tidak boleh dikurangi sedikit pun,” jelasnya.
Melalui acara ini, Gubernur pun mengapresiasi peran pendidik dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta.
“Saya ingin berterima kasih kepada saudara-saudara sekalian yang telah menjaga, merawat pendidikan di Jakarta sekarang ini Alhamdulillah berjalan dengan baik. Dan mudah-mudahan ini semua akan terus kita bisa jaga bersama-sama,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan