Sepuluh Bulan Tanpa Kemenangan, Persis Solo Akhirnya Buka Puasa
Jakarta, Ekoin.co – Drama tersaji di Stadion Manahan, Minggu (1/3), ketika Persis Solo memanfaatkan kegagalan penalti Persik Kediri untuk membalikkan momentum dan mengamankan kemenangan krusial 2-1 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Hasil ini menjadi titik balik penting bagi Persis Solo yang akhirnya mencatat kemenangan kandang perdana musim ini sekaligus menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.
Gol Cepat dan Balasan Tajam
Sejak menit awal, Persis tampil menekan demi mengamankan tiga poin. Upaya itu berbuah hasil pada menit ke-23 ketika Bruno Gomes memaksimalkan umpan Dimitri dari sisi kanan untuk membawa tuan rumah unggul.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Delapan menit berselang, Jose Enrique menyamakan kedudukan lewat gol yang menjadi koleksi kesepuluhnya musim ini bagi Persik Kediri. Skor 1-1 menutup babak pertama dengan tensi tinggi.
Penalti Gagal, Momentum Berbalik
Memasuki babak kedua, laga berjalan alot. Persis kesulitan menembus pertahanan Persik, sementara tim tamu justru memperoleh peluang emas pada menit ke-84 melalui titik putih.
Wasit menunjuk penalti setelah Althaf Indie dinilai melakukan handball di kotak terlarang. Ezra Walian yang maju sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya. Tendangannya mampu ditepis Muhammad Riyandi yang tampil gemilang setelah masuk menggantikan Vukasin Vranes. Kegagalan itu menjadi titik balik pertandingan.
Lob Paparyha Kunci Kemenangan
Hanya dua menit setelah penalti gagal, Roman Paparyha memanfaatkan kelengahan lini belakang Persik. Ia melepaskan tendangan lob terukur yang mengecoh kiper Leonardo Navacchio dan memastikan keunggulan 2-1 bagi Persis.
Meski harus bermain dengan 10 orang setelah Althaf mendapat kartu merah, Laskar Sambernyawa mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Asa Bertahan Tetap Terbuka
Kemenangan ini mengangkat Persis ke peringkat 17 dengan 16 poin, keluar dari posisi juru kunci dan hanya terpaut tiga angka dari zona aman yang kini ditempati Persijap Jepara.
Pertemuan kontra Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Kamis (5/3) berpotensi menjadi laga penentuan dalam persaingan menghindari degradasi.
Bagi Persis, kemenangan dramatis ini bukan sekadar tiga poin — tetapi juga suntikan moral besar dalam perjuangan menyelamatkan musim. (*)























Tinggalkan Balasan